Pesona Nagari Seribu Oemboel Bersinar di Jawa Tengah

Tahukah Anda di mana tepatnya daerah yang mendapat julukan “Nagari Seribu Oemboel” ini? Ya, ini adalah julukan untuk kota Klaten, kota dengan semboyan Klaten Bersinar (Bersih, Sehat, Indah, Nyaman, Aman, Rapi) ini. Umbul artinya mata air. Memang Klaten memiliki banyak mata air dan menjadi lumbung pangan sejak zaman Mataram Kuno. Apa benar jumlah mata airnya ada 1000? Hehehe… Sebenarnya tidak juga, tapi memang sangat banyak. Untuk sementara ini telahditemukan 191 mata air yang tersebar di 17 kecamatan dalam wilayah Klaten. Wah, terbayang ya, betapa melimpahnya sumber air bersih di kota ini.

Belakangan, umbul-umbul di sepanjang Pulau Jawa ini makin mendapat sorotan sebagai salah satu alternatif destinasi wisata. Karakteristik khasnya berupa air bersih yang sangat segar dan jernih dalam bendungan alami. Kejernihan airnya ini mampu menampilkan berbagai keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya. Tentu ini merupakan pengalaman wisata yang unik. Hingga banyak yang melakukan pemotretan di bawah air dan mencuatlah keindahan alami perpaduan pemandangan alam di atas air dengan kehidupan di bawah air. Bagi Anda yang tidak bisa berenang atau sensitif dengan air laut yang asin, maka wisata umbul ini cocok bagi Anda untuk tetap bisa menikmati keindahan alam bawah air untuk relaksasi tanpa perlu kawatir terbawa arus gelombang air atau mengalami iritasi.

Beberapa mata air memang tidak boleh digunakan untuk berenang karena merupakan sumber baku kebutuhan masyarakat sekitar. Umumnya masyarakat memanfaatkan mata air sebagai irigasi pertanian dan budidaya ikan. Namun beberapa mata air di Klaten ini memang dijadikan sebagai tempat wisata. Pemerintah daerah mengakui bahwa pendapatannya meningkat terutama setelah menggali potensi wisata umbul di Jawa Tengah.

Apakah Anda termasuk salah satu yang pernah menikmati keindahan umbul-umbul ini? Ataukah Anda sama penasarannya dengan saya? Mari kita telusuri beberapa umbul yang terkenal di kota Klaten ini.

Umbul Ponggok

Sumber: http://dambiro.blogspot.co.id/
Kolam alami Umbul Ponggok (Sumber: njogja.co.id)

Sepertinya ini adalah umbul yang paling populer di Klaten. Umbul Ponggok, sesuai namanya, terletak di Jalan Ponggok Raya, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Tempat yang dijadikan kolam alami ini sudah ada sejak zaman Belanda. Ukurannya 50 x 25 meter dengan kedalaman rata-rata 1,5 – 2,6 meter.

Sekilas pandang tampilan atasnya hanya seperti kolam biasa. Namun jika kita menyelam ke dalamnya, luar biasa! Air yang jernih membuat kita bisa menikmati pemandangan yang menarik di bawah air. Dasar kolam ini sengaja didesain layaknya dasar laut. Bebatuan dan pasir ditempatkan di dasar kolam untuk menambah keindahan. Aneka jenis ikan air tawar juga ditambahkan dan dipelihara di kolam ini. Jangan kawatir airnya menjadi amis karena banya ikan ya. Air di sini tetap terjaga kesegarannya karena selalu mengalir. Kolam yang indah dipagari lingkungan pedesaan nan asri memberi kenyamanan tersendiri di sini.

Sumber: webwisata.com
Pemandangan dasar kolam Umbul Ponggok (Sumber: webwisata.com)

Karena dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa, maka tiket masuknya pun tergolong murah. Di sini kita bisa berenang, snorkeling ataupun latihan diving. Disediakan tempat penyewaan alat snorkeling, kamera bawah air, bungkus tahan air untuk telepon genggam dan juga loker untuk menyimpan barang.

Berikut ini daftar biaya terbaru wisata Umbul Ponggok. Harga bisa berubah sewaktu-waktu ya:

  • Tiket masuk: 8,000
  • Sewa kacamata snorkeling: 13,000
  • Sewa pelampung: 7,000
  • Sewa kaki katak: 13,000
  • Sewa kamera bawah air 1/2jam: 60,000
  • Sewa kamera bawah air 1 jam: 100,000
  • Ganti baju: 1,000
  • Mandi: 2,000
Jika ingin melakukan snorkeling, perhatikan beberapa tips berikut sejak dari memilih perlengkapannya:
  • Tabir surya. Gunakan tabir surya anti air yang kuat untuk melindungi kulit
  • Masker. Gelengkan kepala saat mencobanya. Masker yang pas adalah yang tetap di posisinya, tidak ikut bergerak. Pastikan tidak ada bagian yang retak atau robek dan seal-nya berfungsi dengan baik. untuk menghindari embun di masker, oleskan sedikit pasta gigi atau sabun. Tekan masker ke wajah sampai terasa rapat dan kedap udara. Jangan ada rambut atau benda lain di antara karet masker dan kulit wajah
  • Snorkel. Pilih yang tidak terlalu panjang namun berdiameter besar. agar mudah mengambil dan mengembuskan udara. Pastikan tidak ada retakan yang membuat air dapat merembes masuk. Jika memungkinkan, .pilihlah yang lentur dan elastis.agar nyaman digunakan.Cobalah beberapa saat untuk membiasakan diri. Mulailah dengan bernapas secara perlahan
  • Fins. Berguna untuk menguatkan gerakan. Kita akan maju lebih kencang tanpa mengibaskan terlalu banyak air. Pilih yang sesuai ukuran kaki, tidak longgar atau pun kekecilan. Juga tidak cacat dan kokoh, demi kenyamanan.
  • Pelampung. Gunakan terutama jika idak bisa berenang untuk menjaga tubuh tetap di permukaan air
  • Pemanasan. Sebelum masuk air, lakukan peregangan ringan untuk seluruh tubuh agar terhindar dari kram
  • Mulai dari yang dangkal. Jika sudah terbiasa, baru bisa mencoba tempat yang lebih dalam
  • Jangan memisahkan diri. Tetaplah bersama teman atau pemandu
  • Jika masker/snorkel kemasukan air. Untuk masker, tarik napas dalam-dalam melalui mulut, lalu hembuskan kuat dengan hidung hingga udara bercampur air keluar dari masker. Untuk snorkel, hembuskan udara kuat-kuat melalui mulut sampai airnya keluar
  • Memotret. Sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari dan di saat sepi pengunjung untuk hasil terbaik.

Obyek wisata ini mulai dibenahi sejak tahun 2011. Umbul Ponggok dilengkapi dengan papan seluncur, kolam anak, perahu kayuh, payung dan berbagai fasilitas penunjang wisata sehingga terlihat lebih apik dan segar.

Umbul Cokro Tulung
Sumber: telusurindonesia.com
Sebagian kawasan Umbul Cokro Tulung (Sumber: telusurindonesia.com)
Terletak di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Jaraknya 4 menit dari Umbul Ponggok. Lahan wisata seluas 15.000 meter persegi ini dulu bernama Umbul Ingas, karena sumber airnya berasal dari gerombolan pohon Ingas. Umbul ini usianya sudah sangat tua dengan debit air yang melimpah.
Sumber Mata Air dari Umbul Cokro Tulung (Sumber: telusurindonesia.com)

Udara sejuk, air yang bersih dan alami dinaungi pepohonan yang rindang. Lokasi yang sempurna untuk menyejukkan diri di tengah hari. Kedalamannya kurang lebih 80 cm  Bentuk kolamnya memanjang dengan aliran air yang tenang.

Permukaan air Umbul Cokro Tulung yang jernih (Sumber: telusurindonesia.com)
Saat ini, Umbul Cokro Tulung lebih dikenal dengan nama Water Boom Cokro karena memiliki aneka fasilitas wahana air. Dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti kamar ganti dan bilas, gazebo warung penjual makanan dan minuman serta area parkir yang luas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.

Tiket masuknya seharga Rp 7.500 di hari biasa dan Rp 11.500 per orang di akhir pekan. Sebagai tambahan di samping wahana air yang ada, kita bisa menikmati wahana flying fox dengan biaya sebesar Rp 15.000. Selain itu juga disediakan jasa sewa tikar seharga Rp 5.000 untuk alas bersantai di lokasi.

Umbul Manten

Sumber: blog.reservasi.com
Sumber: blog.reservasi.com

Jaraknya 9 menit dari Umbul Ponggok. Tepatnya di Dusun Janti, Kelurahan Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Umbul Manten memiliki ukuran kolam yang sangat kecil dengan kedalaman 1,5 meter,.Air yang berasal dari Umbul Peteng dan Umbul Pelem.ini memberikan sensasi kesejukan yang khas. Sangat bening hingga kita bisa melihat bebatuan alam di dasar kolamnya. Sayang, di sini jarang ditemui ikan. Pemandangan jernih bawah air sangat unik berpadu dengan serumpun pohon Ipik di pinggir kolam. Di dalam air, akar pohon Ipik ini mengingatkan pada pemandangan perairan di hutan pedalaman yang memiliki pohon primer berukuran besar.

Biaya masuk ke tempat ini hanya Rp. 3.000, dengan biaya parkir Rp 2.000. Sayangnya, fasilitas di sini masih minim, bahkan tidak ada ruang ganti. Perhatikan juga bahwa pengunjung dilarang makan dan minum di area.

Namun tak perlu kawatir. Terdapat warung di sekitar lokasi yang menjajakan menu khas Opor Bebek dan Nasi Pecel Cenil. Cenil adalah nama tanaman yang mudah ditemui di sekitar area Umbul Manten.

Umbul Kapilaler dan Umbul Sigedang

Kedua umbul ini berlokasi di Dukuh Umbulsari, Ponggok, Polanharjo. Umbul Kapilaler dan Umbul Sigedang letaknya berdekatan. Dulu Umbul kapilaler dikenal sebagai Umbul Wedok dan Umbul Sigedang disebut sebagai Umbul Lanang. Memang dulunya pemakai umbul terpisah antara lelaki dan perempuan.

Umbul Kapilaler

Sumber: http://dambiro.blogspot.co.id/
Sumber: http://dambiro.blogspot.co.id/

Sampai sekarang umbul ini masih digunakan masyarakat setempat untuk mandi. Sebagaimana kebanyakan umbul lain di Klaten, dasar umbul ini berupa batu dan tanah. Selain juga ratusan ikan yang bebas berenang kesana kemari. Ukuran Umbul Kapilaler tidak terlalu besar. Kedalaman airnya sekitar 1,5 – 1,6 meter Namun lokasinya sangat nyaman di bawah rerimbunan pohon beringin dengan batuan besar di tepinya. Pengunjung dapat menikmati kesejukan di sini secara gratis, tanpa dipungut biaya.

Umbul Sigedang

Sumber: piknikasik.com
Sumber: piknikasik.com

Umbul ini lebih kecil ukurannya dibanding Umbul Kapilaler. Keistimewaan dari umbul ini salah satunya karena dipilih sebagai. sumber mata air untuk minuman kemasan merk terkenal. Kabarnya, memang air di sini memiliki kandungan mineral tertinggi dan bebas polusi. Airnya sangat bening laksana kaca. Jika dilihat dari atas, airnya akan tampak biru kehijauan. Kita bisa menikmati kesegarannya dengan membayar retribusi 6.000 rupiah.

Umbul Jalatunda

Sumber: klikhotel.com
Sumber: klikhotel.com

Lokasinya terletak di Kecamatan Jatinom, sekitar 10 km di utara Kota Klaten. Umbul Jalatunda ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1924. Dan sampai sekarang masih belum banyak mengalami perubahan. Di umbul ini terdapat beberapa kolam dengan tingkat kedalaman yang berbeda. Tiap kolam disekat dengan dinding batu. Cukup dengan biaya retribusi 3.000 rupiah, kita bisa menikmati kesegaran airnya sambil bermain dengan ikan-ikan kecil.

Umbul Nilo

Sumber: liburmulu.com
Sumber: liburmulu.com

Umbul yang satu ini cukup unik dibanding yang lain. Lokasi Umbul Nilo agak tersembunyi dan hanya ada sedikit penunjuk arah menuju lokasi Umbul Nilo. Terletak di Desa Tulung, dekat Umbul Cokro Tulung.

Umbul ini masih sangat alami. Disebutkan bahwa kualitas airnya paling bersih dibanding semuanya. Saking jernihnya, Bebatuan koral di dasar kolam dapat terlihat jelas. Umbul ini berisi ikan Nila yang bebas berenang di dalamnya. Untuk masuk ke Umbul Nilo, kita hanya membayar Rp 5.000 per orang dengan biaya parkir Rp 2000.

Umbul Brintik

Sumber: hipwee.com
Sumber: hipwee.com

Umbul ini terletak di Desa Brintik, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten. Belum banyak yang mengenal keindahannya yang tersembunyi menawan hati. Airnya jernih dan segar hingga terlihat jelas ikan-ikan Cetol di dalamnya. Di beberapa titik tampak gelembung-gelembung air di dasar kolam yang merupakan sumber mata airnya, memberi sensasi tersendiri bagi telapak kaki yang menyentuhnya. Umbul ini masih digunakan masyarakat sekitar untuk kebutuhan MCK dan irigasi pertanian.

Umbul Brondong

Sumber: panoramio.com
Sumber: panoramio.com

Umbul Brondong terletak di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten. Lokasinya berada di tengah sawah..Selain dangkal, umbul ini juga tidak terlalu luas sehingga aman untuk anak-anak bermain air di sini. Di sebelah kanan. terhampar hijaunya selada air yang terbelah oleh aliran air yang jernih di antaranya.

Taman Selada Air (Sumber: hipwee.com)
Taman Selada Air (Sumber: hipwee.com)

Umbul Susuhan

Sumber: ngadem.com
Sumber: ngadem.com

Terletak di sebelah Barat dariUmbul Jalatunda, tepatnya di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten. Umbul ini juga masih digunakan masyarakat sekitar untuk aktivitas sehari-hari, sehingga masih terasa sangat alami. Dinaungi oleh pohon besar dengan akar yang menjuntai. Kita bisa bermain air di sini sepuasnya secara gratis, tanpa pungutan biaya.

Umbul Pluneng

Umbul Gedhe (Sumber: karangnongko.klaten.info)
Umbul Gedhe (Sumber: karangnongko.klaten.info)

Kabarnya, nama Pluneng merupakan akronim dari ‘Nyemplung Seneng.’ Hal ini disebabkan oleh keberadaan desa ini yang memiliki umbul-umbul dengan air yang segar dan menyenangkan untuk direnangi.

Umbul Pluneng berada di Padukuhan Pluneng, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten. Lokasinya mudah dijangkau kendaraan. Kira-kira 5 km ke Barat dari kota Klaten atau 3 km di sebelah Utara Pabrik Gula Gondangbaru. Terdapat 2 umbul di sini, yaitu Umbul Tirto Mulyani di Timur jalan dan Umbul Tirto Mulyo di sebelah Barat.

Umbul Tirta Mulyani juga dikenal dengan sebutan Umbul Cilik atau Umbul Wadon. Karena ukurannya yang lebih kecil dibanding Umbul Tirto Mulyo dan sering digunakan oleh kaum perempuan. Letaknya dekat dengan Umbul Brintik. Memiliki kedalaman air sekitar 1,5 meter dengan kejernihan air memperlihatkan dasar kolam secara jelas.

Umbul Tirto Mulyo juga biasa disebut Umbul Gedhe atau Umbul Lanang. Umbul ini terbagi menjadi 3 bagian sesuai kedalamannya, yaitu 2,5 meter, 2 meter dan 1 – 1,5 meter. Air di sini sama beningnya dengan Umbul Tirto Mulyani.

Untuk masuk ke Umbul Gedhe diwajibkan membayar retribusi sebesar Rp 5.000 sudah termasuk biaya parkir di dalam. Kita juga bisa menggunakan jasa pencucian kendaraan di sini lho. Ongkosnya sangat murah, yakni Rp 2.000 untuk roda dua dan Rp 3.000 untuk roda empat.

Itulah sekelumit umbul yang ada di Kota Klaten. Benar-benar menyejukkan mata ya, pemandangannya. Terlebih jika kita telah merasakan kesegaran airnya. Jangan salahkan diri Anda jika makin terpesona dengan kekayaan alam Jawa Tengah ini.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @VisitJawaTengah (www.twitter.com/visitjawatengah)

Advertisements

4 thoughts on “Pesona Nagari Seribu Oemboel Bersinar di Jawa Tengah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s