Membudayakan Inovasi Perusahaan Bisa Seasyik Permainan

Sumber: businessfruit.com
Sumber: businessfruit.com

Budaya Inovasi, Mutlak dan Perlu

Inovasi adalah harga mutlak bagi sebuah perusahaan untuk tetap bertahan di tengah percaturan bisnis. Berapa banyak perusahaan besar yang akhirnya tumbang karena pertumbuhan bisnis yang stagnan dan tidak mampu menjawab aneka tantangan baik dari dalam maupun dari luar perusahaan.

Berani berubah merupakan sebuah keniscayaan agar perusahaan selalu dalam kondisi yang kompetitif. Perbaikan kecil maupun besar di sana-sini akan terus dibutuhkan dari waktu ke waktu hingga performa perusahaan selalu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tentu saja invoasi yang diharapkan bukan sekadar pemanis bibir, melainkan sebuah semangat inovasi yang mendasar dan menjiwai seluruh elemen pembentuk perusahaanlah yang akan mengantarkan perbaikan yang berarti. Dalam arti lain, inovasi ini harus membudaya di dalam kehidupan perusahaan.

Bagaimana Menciptakan Budaya Inovasi dalam Perusahaan?

Membangun sebuah perusahaan artinya membangun komponen-komponen pembentuknya hingga menjadi sebuah kesatuan yang utuh saling mendukung menuju satu tujuan. Komponen itu terdiri dari sumber daya manusianya, sistem yang melingkupinya dan sarana-prasarana yang disediakan di dalam perusahaan.

Sumber Daya Manusia, Komponen Penentu

Mengolah sumber daya manusia bukanlah perkara mudah. Sesuai dengan Hukum Kelembaman dalam Ilmu Fisika,  sifat sesuatu termasuk manusia itu cenderung diam atau bergerak konstan. Manusia cenderung betah berada di zona yang nyaman dan butuh sebuah gaya untuk mendorongnya melakukan perubahan.

Sering kali kinerja yang monoton dalam diri karyawan disebabkan oleh kekawatiran dalam diri karyawan akan mengganggu stabilitas perusahaan jika dia berinovasi. Komunikasikan ke setiap karyawan bahwa inovasi ini diizinkan bahkan akan dibudayakan dalam perusahaan. Lengkapi dengan dorongan, pengukuran serta penghargaan yang nyata untuk setiap invoasi. Dengan begini, diharapkan bahkan karyawan yang tidak berpemikiran inovatif sebelumnya, ikut terdorong untuk melakukan inovasi.

Yang melegakan, untuk mengubah sebuah komunitas, secara teori hanya dibutuhkan sekitar 10% dari total jumlah anggota untuk memicu dan mempengaruhi komunitas. Orang-orang inilah yang memberikan gaya pendorong/penggerak agar terjadi perubahan. Lebih banyak orang, tentu pengaruhnya akan lebih besar.

Sumber: innovationmanagement.se
Sumber: innovationmanagement.se

Penggerak ini bisa berasal dari level mana saja di dalam perusahaan. Pemimpin dapat menjadi penggerak dengan memberikan contoh dan menyediakan sistem yang mendukung perubahan. Karyawan bisa menjadi penggerak dengan menampilkan kinerja yang luar biasa, sehingga memotivasi temannya untuk melakukan hal yang sama. Banyak yang bisa dilakukan untuk berperan sebagai penggerak. Memberi contoh, membantu, memberi masukan, atau menyemangati yang lain adalah beberapa aktivitas yang bisa diambil oleh penggerak untuk membudayakan inovasi.

Sumber: gcgp.co.uk
Sumber: gcgp.co.uk

Membangun Budaya Inovasi Perusahaan Melalui Gamifikasi

Belakangan ini ditawarkan konsep gamifikasi untuk meningkatkan kinerja di berbagai bidang, termasuk dalam perusahaan.

Gamifikasi adalah penerapan mekanisme, teknik dan strategi game (permainan) ke dalam hal-hal yang lebih serius yang sejatinya bukan permainan.

Gamifikasi digunakan untuk mengusir kejenuhan dan memicu semangat untuk terus beraktivitas sebagaimana yang diinginkan. Mengingat keberhasilan kebanyakan permainan bisa membuat seseorang kecanduan dan selalu penasaran untuk memainkannya, demikian juga diharapkan perilaku yang ditampilkan oleh sebuah komunitas yang menerapkan gamifikasi. Jika diperlukan minimal 10% karyawan dalam sebuah perusahaan yang bisa berperan sebagai penggerak, maka bisa jadi kebanyakan karyawan akan tertarik untuk bekerja dalam suasana seperti sedang dalam permainan.

Sumber: blogs.sap.com
Sumber: blogs.sap.com

Sebenarnya gamifikasi adalah praktik yang sudah lama dijalankan. Dalam sejarah, beberapa kali kita bisa menemui kisah sayembara dengan imbalan sejumlah hadiah, misalnya. Seperti Napoleon yang memberi sejumlah uang bagi pencetus ide terbaik tentang cara pengawetan makanan.

Bagaimana Gamifikasi Memicu Inovasi?

Gamifikasi mengadopsi fitur-fitur yang biasa ada dalam sebuah permainan untuk diterapkan ke dalam kehidupan nyata, dalam hal ini sebuah perusahaan. Fitur-fitur tersebut antara lain: bidak, aturan main, poin, lencana, tingkatan, progress bar, papan nilai, mata uang virtual, penghargaan serta karakteristik khas permainan yang biasanya merahasiakan kegagalan setiap pemain namun mengumumkan keberhasilannya pada pemain lain.

Fitur-fitur mengasyikkan ini biasanya mampu mendorong seseorang untuk terus bekerja dan meningkatkan kemampuannya dalam menaklukkan berbagai tantangan yang ada. Mempelajari permainan akan membantu karyawan mengingat dan mempertahankan informasi yang dipelajari. Sehingga menstimulasi pikiran dan membuat karyawan ingin belajar lebih banyak.

Hasil penelitian National Training Laboratories menunjukkan bahwa seseorang mampu mempertahankan 75% dari pengetahuan yang baru ia dapatkan dari suatu permainan. Tidak hanya membuat kemampuan belajar yang lebih baik, namun juga ketahanan ingatan yang lebih lama tentang ilmu yang didapat. Sebuah studi di Indiana University menunjukkan bahwa seseorang yang belajar menggunakan permainan mampu mengingat 45% dari ilmu yang didapat selama 6 minggu, dibandingkan melalui cara konvensional yang hanya mampu mengingat 4% dari seluruh materi yang didapat.

Sumber: 500more.com
Sumber: 500more.com

Gamifikasi membantu karyawan menemukan arti baru dari aktivitas rutinnya selama ini. Ketika karyawan diminta mengontrol sebuah bidak misalnya, ia akan berkesempatan untuk belajar dan berkembang secara psikologis. Adanya bidak membuat karyawan merasakan kehidupan dalam perusahaannya dengan masalah-masalah yang ada di dalamnya.

Bekerja untuk mendapatkan poin yang lebih banyak, mencapai target, atau mengalahkan waktu terbaik adalah contoh gamifikasi dalam perusahaan yang membuat tugas-tugas terasa lebih menantang dan memicu diri untuk berpikir lebih keras menemukan cara yang lebih baik serta berinovasi dalam kinerjanya.

Sumber: 9yardsinnovation.com
Sumber: 9yardsinnovation.com

Selain berpengaruh pada produktivitas dan motivasi karyawan secara individu, gamifikasi juga dapat diterapkan dengan membentuk tim-tim kecil untuk tugas yang lebih kompleks. Suasana bermain semacam ini menyatukan orang-orang untuk saling bekerjasama dan meningkatkan komunikasi antarkaryawan untuk membuat rencana jangka panjang, mengevaluasi perkembangan dan menganalisis kegagalan yang terjadi. Dengan gamifikasi, produktivitas tetap terjaga dan mengurangi perasaan tertekan pada diri karyawan sehingga terciptalah atmosfir kompetisi yang sehat di lingkungan kerja.

Ingin Menerapkan Gamifikasi untuk Membudayakan Inovasi dalam Perusahaan?

Sebelum menerapkan gamifikasi, perlu dilakukan analisis dan riset terlebih dulu untuk mengenali dan merumuskan gamifikasi seperti apa yang tepat untuk diterapkan pada perusahaan Anda.

Masih bingung bagaimana memulainya? Anda bisa memulai dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Kubik Leadership. Sebuah perusahaan konsultan SDM terkemuka di Indonesia yang telah membantu lebih dari 150 perusahaan termasuk diantaranya perusahaan Fortune 100 Indonesia.

Sumber: facebook.com/kubikleadership
Sumber: facebook.com/kubikleadership

Pelatihan selama satu hari ini pada tanggal 3 November 2016 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selatan dengan mengangkat tema:

“Building a Culture of Innovation through Gamification”

Fasilitator pelatihan ini adalah: Jamil Azzaini (Co-Founder & CEO Kubik Leadership), Indrawan Nugroho (CEO Cipta Innovation Consulting), Stuart Lloyd (Chief Hothead at Hotheads Innovation) dan Eko Nugroho (CEO & Lead Game Designer Kummara).

Mereka akan membantu Anda mengeksplorasi gagasan-gagasan yang memungkinkan untuk mengembangkan budaya inovasi di perusahaan Anda menggunakan pendekatan gamifikasi. Untuk informasi selengkapnya silakan kunjungi www.kubik.co.id/innovation.

Semoga sukses!

Advertisements

2 thoughts on “Membudayakan Inovasi Perusahaan Bisa Seasyik Permainan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s