Diskon 40% untuk Penginapan Berkualitas? Yuk Masuk Sini!

Tentu saja, perjalanan itu lebih dari melihat pemandangan. Dia adalah sebuah kesempatan menghayati, secara mendalam dan menetap, tentang ide-ide kehidupan – Miriam Beard-

Setiap manusia, dengan berbagai dinamikanya, dituntut untuk selalu bergerak dan berpindah, menempuh perjalanan keluar dari rumahnya barang sejenak. Entah itu untuk bertahan hidup, menjalankan tugas, menambah kualitas diri atau pun sekadar sebagai sarana rekreasi. Selama dalam perjalanan tersebut, adakalanya mereka membutuhkan persinggahan sementara untuk beristirahat, melepas penat, berkarya, bertemu teman atau bercanda bersama keluarga.

Continue reading

Dukung Lombok di 3 Nominasi WHTA 2016 Sekarang!

Tahun 2015 lalu, Lombok berhasil meraih penghargaan sebagai World’s Best Halal Honeymoon  Destination dan World’s Best Halal Tourism Destination dalam acara The World Halal Travel Summit/Exhbition di Abu Dhabi. Hal ini makin memantapkan kematangan Lombok dalam menyajikan pariwisata halal bagi para pengunjungnya. Pariwisata Lombok tidak lagi mengalami masa sepi karena semakin besarnya kesadaran wisatawan domestik maupun mancanegara akan pesona wisata halal di Lombok.

Continue reading

Pesona Nagari Seribu Oemboel Bersinar di Jawa Tengah

Tahukah Anda di mana tepatnya daerah yang mendapat julukan “Nagari Seribu Oemboel” ini? Ya, ini adalah julukan untuk kota Klaten, kota dengan semboyan Klaten Bersinar (Bersih, Sehat, Indah, Nyaman, Aman, Rapi) ini. Umbul artinya mata air. Memang Klaten memiliki banyak mata air dan menjadi lumbung pangan sejak zaman Mataram Kuno. Apa benar jumlah mata airnya ada 1000? Hehehe… Sebenarnya tidak juga, tapi memang sangat banyak. Untuk sementara ini telahditemukan 191 mata air yang tersebar di 17 kecamatan dalam wilayah Klaten. Wah, terbayang ya, betapa melimpahnya sumber air bersih di kota ini.

Continue reading

Bumil Berlibur Bawa 4 Anak Sendiri? Bisa!

Itulah tanggapanku saat ditawari Suami ikut menginap beberapa hari di sebuah hotel di pusat kota. Berhubung Suami ada jadwal acara penuh selama di hotel, artinya nanti selama beberapa hari aku akan solo karir mengurus dan menemani anak-anak bermain. Melihat antusiasme anak-anak untuk ikut ke pusat kota, aku iyakan sajalah tawarannya. Dengan kondisi hamil muda 2 bulan yang masih mual-mualnya, aku optimis bisa menangani semuanya. Segala ketrampilan hidup yang membuat mereka mandiri, aturan jelas yang selama ini diterapkan untuk mengurangi kejadian temper tantrum, serta rasa sayang diantara mereka dan rasa percaya pada setiap kata-kata ibunya. Cukuplah jadi modalku untuk menemani mereka menjelajah tengah kota Bogor.

Continue reading

Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Dunia

Kebun Raya Bogor awalnya merupakan bagian dari ‘samida’ (hutan/taman buatan) yang disinyalir telah ada pada pemerintahan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Sunda, 1474-1513. Hutan buatan itu ditujukan sebagai tempat memelihara benih kayu yang langka untuk menjaga kelestarian lingkungan . Hutan ini kemudian dibiarkan setelah Kerajaan Sunda takluk dari Kesultanan Banten. Hingga pada tahun 1745, di salah satu sudutnya, Gubernur Jenderal van der Capellen membangun rumah peristirahatan yang kini dikenal sebagai Istana Bogor.

Istana Bogor (Sumber: dokumen pribadi)
Istana Bogor tampak dari arah Kebun Raya (Sumber: dokumen pribadi)

Continue reading

Stasiun Bogor, Stasiun Tercinta yang Tak Ingin Terlunta

Bisa dikatakan bahwa Bogor merupakan kota yang kaya sejarah. Begitu banyak bangunan dan situs peninggalan era kolonial yang tersebar di kota ini. Bahkan tiap jengkal jalannya pun punya cerita. Dinas Kebudayaan dan Parekraf Kota Bogor telah mendaftarkan 487 benda untuk dimasukkan ke dalam daftar cagar budaya. Cagar budaya yang diajukan meliputi lukisan, alat jahit, mesin pemotong, keramik, lampu maupun bangunan dari sekitar 600 cagar budaya yang telah didata sejak Oktober 2014 hingga Maret 2015.

Continue reading

Slow Travel, Show The Deepest Level

Jika ada orang yang tampak stres, lelah, tidak dapat berpikir jernih, kurang bahagia dan sebagainya, seringkali celetukan yang muncul adalah menganggapnya “kurang piknik.” Pertanyaannya, benarkah setiap piknik dapat membuat seseorang lebih rileks, berenergi, berpikiran cemerlang dan bahagia? Bagaimana dengan orang-orang yang menyiapkan liburan sambil berebut tiket pesawat dan hotel, selama di lokasi berdesak-desakan karena membludaknya pelancong yang datang, terjebak macet di beberapa titik dan akhirnya pulang dengan kepayahan fisik, pikiran, perasaan dan dana beserta tumpukan pekerjaan yang telah setia menanti. Terasa familiar?

Continue reading

Menguak Pesona Kelekak Di Pangkalpinang

Apa Itu Kelekak?

Masyarakat Bangka terdahulu sering berpindah-pindah tempat dan membuka lahan baru untuk tempat tinggal dan bercocok tanam. Tradisi bercocok tanam mereka setelah membuka lahan dimulai dari menanam padi. Setelah padi dipanen, lahan tersebut digunakan untuk berkebun lada. Dan ketika pohon lada sudah tidak produktif lagi, maka kebun itu ditanami dengan tanaman keras untuk kemudian ditinggalkan berpindah membuka lahan baru di tempat lain.

Continue reading