Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Dunia

Kebun Raya Bogor awalnya merupakan bagian dari ‘samida’ (hutan/taman buatan) yang disinyalir telah ada pada pemerintahan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Sunda, 1474-1513. Hutan buatan itu ditujukan sebagai tempat memelihara benih kayu yang langka untuk menjaga kelestarian lingkungan . Hutan ini kemudian dibiarkan setelah Kerajaan Sunda takluk dari Kesultanan Banten. Hingga pada tahun 1745, di salah satu sudutnya, Gubernur Jenderal van der Capellen membangun rumah peristirahatan yang kini dikenal sebagai Istana Bogor.

Istana Bogor (Sumber: dokumen pribadi)
Istana Bogor tampak dari arah Kebun Raya (Sumber: dokumen pribadi)

Continue reading

Stasiun Bogor, Stasiun Tercinta yang Tak Ingin Terlunta

Bisa dikatakan bahwa Bogor merupakan kota yang kaya sejarah. Begitu banyak bangunan dan situs peninggalan era kolonial yang tersebar di kota ini. Bahkan tiap jengkal jalannya pun punya cerita. Dinas Kebudayaan dan Parekraf Kota Bogor telah mendaftarkan 487 benda untuk dimasukkan ke dalam daftar cagar budaya. Cagar budaya yang diajukan meliputi lukisan, alat jahit, mesin pemotong, keramik, lampu maupun bangunan dari sekitar 600 cagar budaya yang telah didata sejak Oktober 2014 hingga Maret 2015.

Continue reading

Ajining Diri Saka Lathi, Pusaka Yang Patut Dicermati

tugu
Sumber: Google Street View

Jogja Heritage (Pusaka Jogja) sebagai bagian dari kota lama dunia sangat memukau bagi turis mancanegara karena ragam kekayaannya yang luar biasa jumlah dan jenisnya. Kota Yogyakarta juga tercatat sebagai anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI/Indonesian Heritage Cities Network). Kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengelolaan cagar budaya seperti keikutsertaan Kota Yogyakarta dalam JKPI bersama 48 kota lainnya merupakan komitmen dalam pelestarian cagar budaya. Demikianlah sebagaimana yang disampaikan oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dalam situs resminya.

Continue reading

Slow Travel, Show The Deepest Level

Jika ada orang yang tampak stres, lelah, tidak dapat berpikir jernih, kurang bahagia dan sebagainya, seringkali celetukan yang muncul adalah menganggapnya “kurang piknik.” Pertanyaannya, benarkah setiap piknik dapat membuat seseorang lebih rileks, berenergi, berpikiran cemerlang dan bahagia? Bagaimana dengan orang-orang yang menyiapkan liburan sambil berebut tiket pesawat dan hotel, selama di lokasi berdesak-desakan karena membludaknya pelancong yang datang, terjebak macet di beberapa titik dan akhirnya pulang dengan kepayahan fisik, pikiran, perasaan dan dana beserta tumpukan pekerjaan yang telah setia menanti. Terasa familiar?

Continue reading

Alhamdulillah, Kemenangan Kedua ^_^

Kali ini, blogku dengan tema Aku Anak Jujur berhasil memenangkan kompetisi yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam salah satu agendanya berupa serangkaian Festival Aku Anak Jujur. Agenda ini merupakan ajakan kepada orangtua Indonesia (rumah & sekolah) untuk menumbuhkan nilai-nilai KEJUJURAN dalam diri putra-putrinya. Lumayan nih buat nambahin biaya jajan hehehe…

Terimakasih, KPK! Semoga anak-anak Indonesia benar-benar menjadi generasi jujur dan penuh dedikasi tinggi ya. Aamiin..

Update:

Alhamdulillah…

10 lembar voucher belanja untuk Alfamart, Alfamidi dan Lawson dengan nominal masing-masing 50.000 rupiah sudah mendarat dengan selamat tanggal 10 Oktober 2016. Lumayan bisa buat tambahan jajan hehehe…

14517630_10209745231261094_6433291719949432264_n

Aku Anak Jujur

Perkenalkan, aku adalah seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 1 SMP atau kelas VII. Dalam menyampaikan materi pelajaran sehari-hari yang kemudian dilanjutkan dengan memberikan tugas harian, kami mendorong para siswa untuk bekerjasama dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya. “Karena manusia itu makhluk sosial dimana masing-masing memiliki kadar potensi yang berbeda. Dengan perbedaan kadar itulah kita terdorong untuk saling membantu dan bekerjasama. Jika kita semua memiliki ketrampilan membina kerjasama dengan orang lain, maka ini akan membentuk sebuah kekuatan bersama untuk bisa saling menopang dengan kelebihan masing-masing dan memperbaiki kekurangan yang lainnya,” demikianlah kira-kira.

14370148_10209542763199519_8040522601371337660_n
Suasana belajar di kelas kami

Continue reading

Menguak Pesona Kelekak Di Pangkalpinang

Apa Itu Kelekak?

Masyarakat Bangka terdahulu sering berpindah-pindah tempat dan membuka lahan baru untuk tempat tinggal dan bercocok tanam. Tradisi bercocok tanam mereka setelah membuka lahan dimulai dari menanam padi. Setelah padi dipanen, lahan tersebut digunakan untuk berkebun lada. Dan ketika pohon lada sudah tidak produktif lagi, maka kebun itu ditanami dengan tanaman keras untuk kemudian ditinggalkan berpindah membuka lahan baru di tempat lain.

Continue reading