#MemesonaItu Orkestra Bunga, Buah, Cendana dan Laut

Bagiku, #MemesonaItu Laksana Violet

Hayatilah keunikan Violet ini. Dia berbatang lunak namun tahan banting. Dia mampu memekarkan bunganya yang meski mungil namun semerbak harumnya. Dilingkupi daun yang kadangkala berbentuk hati, lambang cinta.

Tak heran jika Bunga Violet sering diartikan sebagai kesetiaan, kebijaksanaan dan harapan. Pemberian Bunga Violet di zaman Victoria menyampaikan pesan “I’ll always be true“. Beruntung sekali setiap perempuan yang menerimanya sebagai hadiah. Bunga ini merupakan perlambang kebenaran dan keteguhan cinta sejati. Violet membawa janji tentang kehidupan yang lebih baik dan maju.

Karenanya, kehadiran bunga ini di beberapa kerajaan menjadi lambang kekuasaan. Kekuasaan yang teguh menerapkan kebenaran, dijalankan dengan penuh pengabdian dan cinta serta membawa kepada masa depan yang cerah.

Kecantikannya membuat bunga ini sering digunakan sebagai penghias di sup dingin dan aneka jenis kue. Bahkan, daunnya juga cukup lezat untuk dimakan tanpa tambahan lain maupun dicampur dengan salad.

Bagiku, #MemesonaItu Laksana Seroja

Bunga Seroja atau Lotus memang indah dipandang. Pantaslah banyak digunakan sebagai penghias kolam di taman. Keunikan dari tanaman ini adalah kenyataan bahwa akarnya terbenam dalam lumpur yang kotor, namun batangnya dapat tumbuh menjulang hingga bunganya pun mekar di atas air. Bunga yang beraroma harum, tak ternoda sedikit pun oleh lumpur tempatnya tumbuh. Tidak seperti tanaman berbunga lainnya, Lotus mampu mempertahankan kehangatan suhu bunganya. Itulah sebabnya Lotus menjadi simbol keindahan, rahmat, kemurnian dan ketenangan.

Seroja juga kaya manfaat. Hampir seluruh bagian tubuhnya dapat digunakan. Rimpangnya enak dimakan dan banyak digunakan dalam masakan Jepang, Tionghoa dan masakan India. Bijinya kaya dengan tepung sehingga bisa dimakan atau diolah menjadi isi Kue Bulan. Biji yang masih muda dan benang sari keringnya bisa diminum. Bongkol yang sangat dekoratif dijual dalam bentuk kering untuk merangkai bunga. Daunnya lebar sehingga sering digunakan sebagai pembungkus.

Yang tak kalah menakjubkan adalah benihnya yang dapat bertahan hidup dan mampu berkecambah dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu jenis biji Lotus berhasil berkembang menjadi tanaman setelah 1300 tahun dormansi!

Bagiku, #MemesonaItu Laksana Blackcurrant

Tahukah Anda bahwa bahan pangan berwarna ungu diprediksi akan menjadi tren makanan di tahun 2017? Hal ini tentu tidak lepas dari keberadaannya yang kaya manfaat karena kandungan khas dari warna ungu yang dimilikinya, yaitu antosianin, dan berbagai zat penting lainnya bagi kesehatan.

Blackcurrant merupakan salah satunya. Khasiatnya sangat beragam, antara lain:

  • menurunkan risiko kanker
  • mencegah penuaan dini
  • mencegah obesitas
  • menguatkan otak
  • melindungi jantung
  • menyembuhkan infeksi akibat virus dan bakteri
  • mengatasi diabetes mellitus
  • mencegah penyakit saraf
  • meringankan peradangan
  • meredakan nyeri
  • membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • menjaga tekanan darah
  • mengurangi penyempitan pembuluh darah
  • menjaga level kolesterol tetap sehat
  • mencegah pembekuan darah
  • melegakan asma
  • menetralkan racun
  • mencegah penyakit Alzheimer, Multiple Sclerosis dan Parkinson
  • menjaga kesehatan kulit dan mata

Keunggulan blackcurrant dibandingkan makanan ungu lainnya bagiku adalah aromanya yang menyenangkan dan meningkatkan mood. Ingatanku langsung melayang pada permen kunyah favoritku sejak masa kecil.

Bagiku, #MemesonaItu Laksana Cendana

Sudah gaharu, cendana pula

Sudah tahu, bertanya pula

Tentu Anda sudah akrab dengan karmina alias pantun kilat yang terdiri dari 2 baris di atas, ya. Apa sih, gaharu dan cendana itu? Keduanya adalah kayu yang beraroma wangi. Bedanya, jika gaharu berbau harum setelah terinfeksi oleh suatu jenis jamur, maka cendana memang asli berbau wangi. Cendana yang juga disebut sandalwood ini merupakan kayu wangi peringkat teratas karena aromanya dapat bertahan hingga puluhan tahun.

Karena molekul gasnya yang berat, maka Cendana biasa menjadi base note dalam parfum. Tak berlebihan rasanya jika aroma ini merupakan salah satu favoritku. Selain disebabkan oleh aroma kayu yang kuat, manis dan segar yang mampu mendominasi wewangian di sekitarnya, juga karena manfaat terapeutik yang luas.

Aroma Cendana dapat membantu mencapai perasaan harmonis dan tenang. Ketenangan yang diberikan tidak membuat mengantuk seperti lavender. Melainkan justru menambah kejernihan dan kesadaran mental, bahkan membantu meningkatkan memori. Sstt… Cendana juga merupakan zat afrodisiak, lho. Yang membantu meningkatkan libido, terutama bagi laki-laki dan memberikan energi.

Bagiku, #MemesonaItu Laksana Laut

Apa yang membuatmu terpesona oleh laut? Ketenangannya? Keluasannya? Kedalamannya? Keindahannya? Kesegarannya? Energinya? Kekayaan yang tersimpan di dalamnya? Ya, semuanya. Semua itu yang melengkapi arti memesona bagiku.

Maka, dapatkah engkau merangkum arti memesona bagiku dari seluruh komponen di atas? Ya, bagiku #MemesonaItu:

  • Menarik secara fisik. Tampilan, suara dan aromanya
  • Berintegritas. Kepribadian yang utuh, dapat dipercaya dan dapat diandalkan
  • Berdaya juang
  • Bermanfaat
  • Cerdas
  • Menyenangkan
  • Unik

Dapatkah engkau membayangkan jika keharuman Violet, keanggunan Seroja, manisnya Blackcurrant, ketenangan Cendana dan kesegaran Laut mengalun bersama? Itulah Vitalis Bizarre Body Scent yang dengan sempurna menggambarkan arti #MemesonaItu menurutku.

Vitalis Bizarre Body Scent itu aromanya sangat unik. Girly sekaligus Lady. Keanggunan yang  manis. Ketenangan yang dinamis. Menyenangkan dan menggoda. Ah, engkau akan memahami sendiri maksudku jika sudah menghirup sensasinya. Apalagi kemasan yang baru ini mengandung wewangian ekstra yang lebih semerbak. Sungguh memesona!

Vitalis Bizarre Body Scent telah menjadi andalan baruku dalam menjalani hari. Keunikannya yang membuatku tampil percaya diri dan tetap tenang menikmati berbagai situasi. Ada pengalaman menarik ketika aku bepergian mendampingi anak-anak di arena bermain.

Seperti biasanya, mereka bersenang-senang mencoba berbagai alat permainan yang ada sepuasnya. Rupanya hari itu ada anak yang merayakan hari lahirnya di sana. Terdapat 2 pintu masuk menuju arena di mana area pestanya menjadi satu tanpa sekat dengan keseluruhan bagian arena bermain.

Suatu saat, setelah berkeliling ke atas dan ke bawah dan keluar masuk, salah satu anakku yang belum genap berusia 7 tahun itu menghampiri aku yang sedang duduk menunggu di kursi yang disediakan di luar arena. Setelah asyik berbincang sebentar denganku, dia meminta izin untuk kembali bermain. Tentu saja aku memperbolehkannya.

Dia memilih pintu dekat area pesta. Rupanya acara perayaan mulai berlangsung. Aku tidak menyangka jika dia ikut bergabung dalam pesta! Duh, bagaimana ini? Kan namanya tidak tercantum dalam daftar undangan? Dia tampak bersemangat sekali mengikuti acaranya. Selain karena tak tega memupus kegembiraannya, keriuhan suara anak-anak di sana pun membuatku tak mampu memanggil anakku keluar. Huff… Baiklah. Aku memilih untuk percaya bahwa anakku bisa mengatasi situasi jika ternyata akhirnya menjadi kikuk begitu menyadari posisinya.

Aku mulai berpikir untuk berimprovisasi agar suasana selanjutnya bisa lebih kondusif dan nyaman bagi anakku. Semilir angin meniupkan aroma Vitalis Bizarre Body Scent yang dari leher ke hidungku. Seketika perasaanku berubah menjadi lebih tenang sekaligus gembira. Ah, ya. Aku ada ide!

Aku pun mulai mengakrabi nenek dari yang sedang berulang tahun. Kebetulan, Beliau duduk di dekatku. Kami terlibat dalam sebuah perbincangan ringan. Sekilas kulihat ibu dari yang berulang tahun yang sedari tadi sibuk di dalam area pesta memasangkan tanda peserta pesta di kepala anakku.

Olala… Apakah Sang Ibu tidak tahu bahwa anakku bukanlah salah satu undangan? Memang saat itu anakku menggunakan salah satu gaun indahnya untuk ke arena bermain. Dia suka sekali berdandan bak putri. Sehingga tampak pantas dianggap sebagai undangan. Ataukah justru sebenarnya Beliau tahu namun tetap berbaik hati mengizinkan anakku bergabung dalam pesta anaknya?

Dan karena antusiasmenya, anakku pun terpilih oleh pembawa acara untuk maju mengikuti permainan! Dengan penuh percaya diri, dia pun berdiri dan memperkenalkan namanya. Mulailah anak-anak yang hadir di sana saling menoleh kebingungan karena tidak ada yang merasa kenal. Ouch, very awkward!  Bagiku, tapi tidak bagi anakku. Dia tetap bahagia mengikuti aturan permainan dan bermain dengan sebaik-baiknya.

Dan betapa terkejutnya aku ketika acara berakhir, ternyata nama anakku tercantum dalam daftar undangan. Ya, sepertinya Sang Ibu telah menambahkannya. Mungkin karena melihatku tampak akrab dengan Sang Nenek. Walaupun tidak mendapatkan paket cinderamata seperti undangan lainnya, anakku mendapat hadiah berupa sebatang pensil dan balon. Kami pun bisa pulang dengan lega. Ini dia gaun yang dipakai anakku, tanda peserta dan hadiah yang didapatkannya di pesta itu.

Terimakasih, Vitalis. Engkau telah menemaniku dengan cantik dan artistik dalam menghadapi situasi yang tak terduga Namun kalau bisa sih, jangan terulang lagi deh. Masih tak sanggup membayangkan dagdigdug-nya. Hehehe…

#MemesonaItu

Advertisements

3 thoughts on “#MemesonaItu Orkestra Bunga, Buah, Cendana dan Laut

  1. I am more convinced every day of the need for inttneionality in starting new groups. I know this sounds so obvious but we must develop a culture of growth through ongoing creation of new groups.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s