Gaya Hidup Sehat Pilihanku a la Bapak Presiden

“Saya sudah lebih dari 17 tahun minum temulawak jahe setiap pagi, rutin dan tidak pernah kosong. Tetapi beli sendiri, beli di pasar, tumbuk diseduh minum.” Itulah cerita Presiden Joko Widodo dalam acara Pembukaan Musyawarah Nasional VII Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu) 2015 di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/5/2015) sebagaimana yang dilansir oleh Kompas.

Beliau mengaku bahwa meminum jahe temulawak mampu menjaga tubuhnya untuk beraktivitas sepanjang hari. Wow! Ternyata temulawak itu bisa untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah kesibukan yang menumpuk, ya? Asli aku baru tahu, lho.

Kalau aku sih, dari kecil tahunya khasiat temulawak adalah penambah nafsu makan. Maklum, aku dulu kan kecilnya malas makan. Makanya badannya kurus dan sakit-sakitan. Dan temulawak adalah senjata andalan Bundaku untuk memicu selera makanku. Aku sendiri sebenarnya tidak ingat sih, saat itu, apakah aku benar menjadi lahap makannya setelah minum temulawak. Yang aku ingat hanyalah rasanya pahiiittt….

Begitu aku menjadi ibu, barulah aku bisa membuktikan sendiri betapa manjurnya temulawak sebagai penambah nafsu makan. Kalau semua cara sudah diluncurkan dan tidak berhasil, maka memberikan seduhan temulawak tumbuk adalah jurus pamungkas yang tidak pernah meleset membuat anak jadi berselera makan hanya dengan pemberian 2-3x ukuran sendok teh saja.

Walaupun merupakan jalan yang jelas cespleng, namun temulawak adalah jurus terakhirku. Sebenarnya tidak tega juga memberikannya karena rasanya yang sangat pahit. Duh, andai saja bisa memberikan temulawak dalam sediaan yang lebih lezat, ya. Tentu akan lebih mudah menjaga stabilitas nafsu makan anak-anak sehingga bisa mendapatkan gizi lengkap yang sangat mereka butuhkan untuk tumbuh-kembangnya.

Apalagi setelah membaca berita di atas. Yang sesibuk Bapak Presiden kita saja telah membuktikan sendiri khasiat temulawak dalam menjalani aktivitas yang sedemikian padat. Jadi ternyata temulawak baik untuk yang dewasa juga ya? Ya ampun! Ke mana saja saya selama ini? Seumur hidup tinggal di Jawa namun tidak tahu manfaat lain dari temulawak.

Setelah berselancar ke sana-sini di dunia maya, baru aku dapatkan informasi bahwa ternyata temulawak yang bisa dibilang merupakan tanaman asli Indonesia ini memiliki banyak sekali manfaat, antara lain:

Wih, bikin jatuh cinta ya, temulawak ini. Tapi, rasa pahitnya itu, lho… Bisa ngga sih, dihilangkan? Yang namanya internet memang sumber informasi jitu zaman sekarang, ya. Dari situ aku tahu bahwa ternyata ada lho, cara menikmati khasiat temulawak dengan praktis dan lezat. Yaitu dengan Sari Temulawak Herbadrink.

Produk ini dibuat dari resep minuman tradisional tanpa pengawet dengan teknologi tinggi yang tidak mengurangi sensasi alami dari minuman herbal. Jadi, aroma dan rasa temulawaknya masih kental. Tapi anehnya, tidak pahit lho! Aku masih suka terheran-heran sendiri. Kok bisa, ya? Manisnya pas, gitu. Kemasannya berupa satu bungkus untuk sekali minum. Praktis dan higienis. Tinggal diseduh, bersih tanpa endapan. Cocok sekali dijadikan sebagai alternatif minuman selingan sehari-hari yang lebih sehat.

Sari Temulawak Herbadrink ini juga tersedia dalam varian Sugar Free. Kebetulan kali ini aku mendapat yang versi Sugar Free saat membeli di hipermarket. Sari Temulawak Herbadrink Sugar Free menggunakan pemanis buatan tanpa kalori, yaitu Sukralosa, sebagai pengganti gula. Sukralosa ini tidak memiliki efek pada metabolisme karbohidrat, kontrol gula darah jangka pendek maupun panjang juga pelepasan insulin. Penggunaan Sukralosa dalam produk ini pastinya sesuai ketentuan BPOM. Sehingga, Sari Temulawak Herbadrink Sugar Free aman dikonsumsi oleh seluruh keluarga. Yeay!

Jadi deh, aku bisa meniru resep rahasianya Bapak Presiden dalam menjaga vitalitas tubuh setiap hari. Walaupun tanggung jawabku tidak sebesar Beliau mencakup 200 juta lebih jiwa bangsa Indonesia, namun aktivitas harianku bisa dibilang padat merayap juga, lho. Memangnya apa saja sih, kegiatanku yang sok sibuk ini?

1. Ibu Rumahtangga

Sebagian kecil dari kesibukan utamaku sebagai ibu rumahtangga. Berani coba?

Hayo, siapa yang berani bilang menjadi ibu rumahtangga itu tidak sibuk? Apalagi dengan 5 anak yang rentang usianya bervariasi mulai dari remaja hingga balita. Uhuy banget deh, rasanya. Ganti popok iya, melatih ke toilet juga iya. Menemani bermain iya, menghadapi gejolak pubertas juga iya. Acara bersih-bersih yang tak kunjung selesai, diselingi dengan melatih anak-anak yang lebih besar untuk bertanggung jawab dan ikut membantu pekerjaan rumah. Yang mana hasil bersih-bersihnya ya… begitulah. belum lagi ditambah dengan hadirnya hewan piaraan. So colorful!

Hanya memegang satu peran ini saja rasanya sudah sulit mendapatkan waktu untuk diri sendiri. Dari pagi menyiapkan keperluan sekeluarga, hingga malam masih harus sering terbangun memenuhi kebutuhan Si Bungsu. Kehadiran Sari Temulawak Herbadrink ini benar-benar berarti untuk menemaniku mencuri sedikit waktu sebagai me time di tengah roller coaster harian. Tuang serbuknya, tambahkan air (bisa air hangat atau pun dingin. Sama nikmatnya!), seduh dan duduk sebentar menghirup aroma khas herbalnya dan mengecap rasa segar yang menyehatkan. Menyehatkan fisik sekaligus mental. Entahlah. Apakah temulawak ini punya fungsi memperbaiki mood juga, ya? Because it works for me!

2. Blogger

Berlaga di malam hari

Sering terbangun malam karena balita membuatku punya ide untuk sekalian mengisi malam dengan kegiatan. Jadilah malam-malamku sejak setahun ini tidak hanya diisi dengan popok dan ASI, namun juga suara ketak-ketik dari papan kunci komputer. Ya, aku pun memiliki blog ini sebagai penyalur hobi menulisku.

Blog ini aku gunakan untuk mengikuti aneka lomba. Lumayan juga. Sudah beberapa kali aku meraih kemenangan. Hingga kemudian, tawaran pekerjaan sebagai influencer pun mulai datang dari sana-sini.

Senang pastinya ya, mengerjakan hobi sambil dibayar. Namun jam tidur yang terenggut tentu membutuhkan kompensasi. Aku biasanya menggantinya dengan tidur siang. Dua jam sudah cukup bagiku. Dari literatur yang pernah aku baca, disebutkan bahwa tidur siang memberikan 3x lipat manfaat dari tidur malam. Jadi, tidur siang 2 jam itu kualitasnya sama dengan tidur malam 6 jam. Untuk melengkapinya, aku juga minum Sari Temulawak Herbadrink agar penjagaan fungsi organ penting dalam tubuh yang biasa berjalan saat tidur dapat bekerja dengan ideal.

3. Mengajar

Pengganti minuman suguhan yang lebih sehat

Betul, aku juga seorang guru Bahasa Inggris di sebuah pesantren setingkat SMP. Ada pengalaman menarik di sini terkait dengan Sari Temulawak Herbadrink. Biasanya, setiap kali guru mengajar, salah satu dari anak yang bertugas akan menyiapkan suguhan minuman berupa teh manis. Kadang, aku mengajar sambil membawa anak ketiga atau keempatku. Dan merekalah yang meminum teh manis itu. Kalau anak-anak tidak ikut, maka teh manis itu akan tetap utuh hingga aku selesai mengajar. Dan murid-muridku pun akan berebutan minta izin untuk meminumnya sebelum aku keluar kelas. Hehehe…

Suatu hari, aku membawa Sari Temulawak Herbadrink ke kelas dan meminta yang menyiapkan minuman untuk menyeduhnya. Sampai selesai mengajar, tetap saja aku tidak meminumnya dan aku tawarkan ke mereka apakah mau mencoba. Mereka pun antusias menerima. Sejenak kelas menjadi heboh. Yang belum mencicipi merasa penasaran dan bertanya pada yang sudah, “Apa sih, itu? Minuman isotonik ya?”

Nggak, rasanya beda. Beda banget!”

“Hmm… Rasa jahe!”

“Bukan! Ini rasa kunyit!”

“Jamu, dong? Pahit ya?”

Nggak kok, nggak pahit.”

“Enak, nggak?”

“Lumayan, lah…”

“Enak! Enak banget deh, ini! Minta lagi, dong…”

Dan kutinggalkan mereka sedikit bersenang-senang dengan segelas minuman sehat untuk sekelas. Esoknya, aku terpikir untuk memberi mereka Sari Temulawak Herbadrink yang masih tersisa di rumah. Ya, mereka pasti membutuhkannya. Mengingat jadwal kegiatan mereka yang segudang sejak dini hari hingga larut malam. Tentu saja, mereka menerimanya dengan sukacita. Tetap sehat dan bersemangat ya, Anak-Anak!

4. Homeschooling

Mendidik anak sendiri dengan berbagai bakat dan minatnya

Begitulah. Selain mengajar anak orang, aku juga mengajar semua anakku di rumah. Kalau biasanya para ibu setelah berkutat pagi-pagi bisa sedikit bernafas lega ketika anak sudah berangkat sekolah dan sambil santai membersihkan rumah atau menyiapkan makan siang, maka itu tidak berlaku bagiku.

Setelah membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan, maka waktunya anak belajar artinya ya belajar dengan kami orangtuanya. Anak mengerjakan soal, disambi mengurus balita dulu. Anak hafalan, diiringi suara mesin cuci beroperasi. Yang satu mewarnai, yang satu minta dibacakan buku.

Setiap bulan, kami mengikuti kegiatan Kumpul Bocah bersama keluarga homeschooling yang lain. Bulan ini, acara Kumpul Bocahnya berupa Market Day, yaitu mengenal seluk-beluk pasar. Seru sekali rasanya karena di sana anak-anak diajarkan banyak hal. Mulai dari adab masuk pasar, cara membedakan kebutuhan dan keinginan, cara berbelanja yang bijak, cara memilih produk yang baik, cara membayar dan menghitung uang kembalian, bahkan mewawancarai para pegawai supermarket untuk mengetahui lebih dalam tugas dan aktivitasnya dalam mengurus supermarket.

Menempuh perjalanan Bogor-Bekasi tentu bukan perjalanan yang ringan. Kita naik taksi online untuk sampai ke tujuan dan pulangnya. Untunglah stamina terjaga dengan Sari Temulawak Herbadrink agar tidak mudah lelah dan merasa mual di dalam mobil sepanjang perjalanan. Senangnya lagi, keluarga kami mendapat bingkisan brownies dari salah satu teman kami di sana.

Esoknya, baru terasa deh, pegal-pegal di kedua lengan. Oh, iya. Kan selama acara aku menggendong Si Bungsu terus karena dia tertidur di mobil dan turun dalam keadaan masih mengantuk. Tapi kok kakiku tidak terasa linu, ya? Padahal entah berapa kali aku berputar mengelilingi supermarket dan naik-turun di kedua lantai untuk menemani anak-anak. Ya, jawaban dari kedua pertanyaanku itu adalah Sari Temulawak Herbadrink. Dan lenganku pun berangsur pulih tanpa harus merengek minta dipijat Suami seperti biasanya. Terimakasih, Herbadrink!

Dengan Herbadrink, Be Herba, Be Healthy!

Herbadrink Blog Compeition: Life Style Story with Sari Temulawak

Advertisements

4 thoughts on “Gaya Hidup Sehat Pilihanku a la Bapak Presiden

    1. Alhamdulillah, iya semua HS. Semoga dimudahkan ya buat Mbak Prita.
      Iyaaa… Tadinya juga ragu2 nyobain. Tapi baca keterangannya, ya sudahlah memberanikan diri. Ternyata beneran ngga pahit 🙂

      Like

    1. Curcuma itu nama marga/genus sih. Biasanya yg tidak terlalu pahit itu kunyit. Saya masukin sebagai bumbu atau dalam bentuk sinom gitu kalau anak lagi malas makan, kadang udah manjur.
      Tapi kalau belum berhasil juga baru dikasi temulawak. Karena sangat pahit, ga bisa dijadiin bumbu. Jadinya harus dicekoki hihihi… Temulawak memang kandungan curcumanya jauh lebih tinggi dr kunyit sih jadi memang manjur banget 😛
      Kalau menurut keterangan, Herbadrink aman buat sekeluarga. Asal jangan kebanyakan ya. Sebagai minuman selingan aja 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s