Mempersiapkan Kesehatan Sejak Dini untuk Investasi Masa Tua

Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Semua orang pasti sepakat bahwa kesehatan adalah harta yang sangat berharga. Segala kenikmatan dan fasilitas yang didapat tidak akan berarti rasanya jika kita tidak memiliki kesehatan. Tak heran jika manusia bersedia membayar berapa saja harga yang mampu ditebus untuk mendapatkan kembali kesehatan yang terlanjur hilang. Namun, sebenarnya ada cara yang lebih mudah daripada mengobati, yaitu dengan mencegah penyakit. Ya, mempersiapkan kesehatan sejak dini akan menjadi investasi yang sangat berharga untuk dituai hasilnya di masa tua.

Sudahkah Anda merancang investasi kesehatan Anda? Sejak kapan Anda mempersiapkan kesehatan Anda agar terjaga hingga di masa tua nanti? Titik awal terbaik untuk mulai mempersiapkan kesehatan seorang manusia adalah sejak pada permulaan kehidupannya, yaitu ketika di dalam rahim ibu. Jadi, jika Anda ingin memiliki generasi yang sehat, yuk mulai dari sekarang kita mempersiapkannya! Bagaimana caranya? Ini dia langkah-langkah yang bisa kita tempuh:

1. Tes Premarital

Dimulai dari pasangan yang memutuskan akan menikah, sangat disarankan untuk menjalani tes premarital guna memastikan bahwa kedua calon mempelai dinyatakan sehat baik secara fisik maupun psikis. Waktu yang tepat untuk melakukan tes premarital adalah 6 bulan sebelum hari pernikahan. Eit, jangan terburu-buru kawatir tes premarital akan membuat rencana pernikahan menjadi hancur, ya. Justru tes ini hadir untuk membantu mengkristalkan rencana pernikahan kita. Jika ternyata ditemukan potensi penyakit, calon pengantin dapat berkonsultasi tentang masalah kesehatannya dan menemukan solusi agar bisa mendapatkan keturunan yang sehat. Sangat berguna, kan?

Tes premarital terdiri dari:

  1. Pemeriksaan kesehatan secara umum.
  2. Pemeriksaan penyakit hereditas atau penyakit turunan.
  3. Pemeriksaan penyakit menular.
  4. Pemeriksaan yang berhubungan dengan organ reproduksi dan kesuburan.
  5. Pemeriksaan kesehatan untuk ibu dan calon ibu.
  6. Pemeriksaan tambahan.

Salah satu dari tes premarital adalah pemeriksaan organ reproduksi bagi perempuan yang meliputi Tes TORCH (Toksoplasma, Rubela, Cytomegalovirus/CMV dan Herpes Simplex). TORCH merupakan sekelompok infeksi yang dapat ditularkan dari perempuan hamil kepada janinnya dan dapat berakibat fatal seperti meningkatnya risiko kecacatan atau bahkan kematian janin. Inilah salah satu kejadian yang dapat dicegah lebih dini dengan tes premarital.

Sebagaimana pengalaman kakakku, misalnya. Sudah bertahun-tahun menikah, namun belum juga dikaruniai keturunan karena beberapa kali keguguran. Setelah menjalani Tes TORCH, barulah diketahui bahwa Beliau memiliki virus toksoplasma dalam tubuhnya. Usai menjalani terapi, Beliau pun kini bersih dari virus tersebut dan masih terus berikhtiar untuk mendapatkan anak. Doakan, ya!

2. Kenali Tanda-Tanda Kehamilan

Kemudian, mulailah memperhatikan tubuh Anda dan mengenali tanda-tanda kehamilan agar segera mengetahui jika Anda sedang hamil dan dapat merawat kesehatannya sejak dini.

Percaya atau tidak, ada kejadian nyata yang dialami temanku. Salah satu tetangganya yang telah memiliki 5 anak itu baru menyadari bahwa dirinya sedang mengandung anak keenam setelah usia kehamilannya 8 bulan! Hal ini disebabkan dia begitu sibuk meniti karirnya. Hingga tidak memperhatikan dan memikirkan perubahan pada tubuhnya.

Ya, dia tahu dia sudah terlambat haid sekian bulan, namun dia tidak mengeceknya dengan testpack maupun memeriksakannya ke dokter kandungan. Ya, dia menyadari bahwa perutnya semakin membesar dan berat badannya perlahan bertambah. Namun dia anggap itu adalah kegemukan yang biasa. Ya, dia merasakan keluhan ibu hamil seperti mudah lelah, mual, pusing, pegal-pegal dll. Namun dia berusaha menepisnya dan tidak mengindahkannya. Ya, dia merasakan ada gerakan dalam perutnya. Namun tadinya dia pikir itu hanya gerakan organ pencernaan atau cacing-cacing dalam ususnya. Hingga ketika gerakan itu semakin hebat terasa, barulah dia ingat bahwa sensasi itu mirip dengan tendangan janin dan dia pun mulai menghubungi dokter kandungan setelah menjalani semuanya selama 8 bulan!

Duh, gemes ya? Alangkah sayangnya masa 8 bulan pertama kehamilannya dijalani hanya dengan cara apa adanya. Padahal jika kita memahami bahwa itu adalah masa penting untuk menanam investasi kesehatan, maka kita akan bersungguh-sungguh mengusahakan yang terbaik bagi kesehatan janin kita. Syukurlah, masih sempat berkonsultasi ke dokter dan ditangani dengan baik hingga kelahiran sang bayi. Semoga sehat selalu ya, Nak.

3. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Ibu dan Janin Selama Kehamilan

Ya, ini mutlak penting tidak dapat ditawar. Karena kekurangan nutrisi pada ibu hamil dapat memicu kerusakan organ pada bayi. Cari tahu dan berusahalah melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil bagaimana pun kondisi kita.

Seperti saat aku hamil anak pertama, aku mengalami hiperemesis yang membuatku mengalami mual dan muntah tidak hanya pada trimester pertama namun sepanjang kehamilan hingga menjelang melahirkan. Aku disarankan untuk tetap berusaha mengganti apa pun yang keluar dari tubuhku. Dengan makanan favoritku, biskuit kecil yang dikonsumsi lebih sering serta minuman yang menenangkan seperti wedang jahe atau camomile tea. bahkan aku tetap berusaha mengkonsumsi makanan yang tadinya tidak aku sukai seperti ikan dan sayur karena ingin janinku mendapatkan investasi kksehatan yang lengkap.

4. Kenali dan Hindari Mitos dan Hoax

Ya, sejak zaman dulu, ada banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar kehamilan. Seperti perbanyak minum air kelapa muda agar kulit anak bersih, jangan duduk di depan pintu, tidak boleh makan ini dan itu dsb. Di zaman internet ini, keberadaan mitos itu diperparah dengan banyaknya beredar berita hoax yang meresahkan maupun menyesatkan.

Untuk menyikapinya dengan tepat, konsultasikan semua informasi yang Anda dapatkan pada tenaga medis yang berkompeten dan terpercaya sehingga Anda bisa mengambil langkah yang benar dalam berinvestasi kesehatan bagi generasi Anda.

Beruntung bagi warga Jakarta dan sekitarnya, karena di tengah mereka telah hadir Mayapada Healthcare Group dengan komitmen kuat untuk terus berinovasi dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang terbaik. Aneka fasilitas dan tenaga medis yang handal milik Mayapada Hospital dapat Anda temui di Mayapada Hospital Lebak Bulus dan Mayapada Hospital Tangerang,

5. Jangan Lupa Bahagia

Ya, tetaplah menjalani kehamilan Anda dengan tenang dan bahagia. Karena jiwa yang bahagia akan mampu mengkoordinasi setiap bagian tubuhnya untuk tetap menjalani hidup yang sehat. Selamat menikmati kehamilan Anda!

Advertisements

6 thoughts on “Mempersiapkan Kesehatan Sejak Dini untuk Investasi Masa Tua

  1. Mencetak generasi hebat dari dalam kandungan kalau dipikir-pikir bener juga ya mb, katanya kalau ibu bahagia anaknya yg dlm perut jg kena efek positif 🙂
    Salam buat kakaknya juga, semoga cepat diberi anugerah ^^

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s