6 Cara Sederhanaku Memenuhi Asupan Gizi Sehari-Hari

block_1

Di luar sana, ada banyak pendapat tentang pola makan yang sehat. Ada yang memakai prinsip Vegetarian, Food Combining, menggunakan suplemen ini-itu dll. Kalau aku pilih yang mana ya, metoda untuk memenuhi asupan gizi sehari-hari?

Aku sih, ambil cara yang simpel saja. Aku percaya bahwa setiap bahan pangan diciptakan dengan manfaatnya masing-masing. Jadi, aku memilih untuk tetap mengkonsumsi semua bahan makanan tanpa pantangan tertentu selama itu halal dan baik bagi kesehatan. Memang bisa ya, badan sehat dan berat badan ideal dengan makan segalanya? Bisa, dong. Yang penting, perhatikan 6 kunci ini:

1. Porsi

Berapa banyak jumlah yang seharusnya kita makan dalam sehari untuk tiap bahan makanan? Sebagai orang awam, tentu kita kesulitan ya, jika setiap akan makan harus menghitung dan menimbang masing-masing komponen dalam menu kita.

block_2

Lebih mudahnya, kita menggunakan takaran piring dalam mengukur porsi setiap bahan untuk sekali makan. Caranya:

  • bagi piring menjadi 4 bagian
  • isi 1 bagian dengan sumber karbohidrat
  • isi 1 bagian yang lain dengan sumber protein, baik hewani maupun nabati
  • isi 1 bagian berikutnya dengan sedikit melebihkan untuk sayur-sayuran
  • dan bagian sisanya diisi dengan.buah-buahan
  • tambahkan 1 sendok makan lemak, bisa dengan menyajikan makanan dalam bentuk gorengan.

2. Frekuensi Makan

Menu semacam ini bisa kita konsumsi 3x sehari. Yang sedang diet, tidak perlu mengurangi frekuensi makan, ya. Karena sebenarnya mengurangi jadwal makan itu justru memperlambat metabolisme tubuh. Sehingga ujung-ujungnya malah lebih sedikit kalori yang terbakar.

Justru, disarankan untuk menambah frekuensi makan dengan membagi menu makanan di atas menjadi porsi yang lebih kecil. Karena, aktivitas makan dan mengolah makanan itu juga membakar kalori, lho.

3. Pilih Bahan yang Lebih Sehat

Nah, daripada mengurangi porsi dan frekuensi makan, cara yang lebih sehat sebenarnya adalah menggganti asupan kita yang miskin gizi atau kebanyakan kalori dengan bahan-bahan yang lebih sehat.

Misalnya nih, kita bisa mengganti sumber karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks diurai dengan cukup lambat menjadi gula sederhana di dalam usus. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi pankreas untuk mengatasi peningkatan kadar gula darah secara bertahap. Karbohidrat kompleks dapat diperoleh dari gandum utuh, oat utuh, beras merah, jagung, kentang, ubi, kacang-kacangan, polong-polongan, wortel, timun, alpukat, pisang, apel, kurma, kismis, yoghurt dll.

Jadi, kalau biasanya kita sarapan dengan roti tawar putih, coba ganti dengan roti gandum. Kalau biasanya makan dengan nasi putih, coba variasikan dengan nasi merah dll.

Juga, kita bisa mengganti asupan lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh. Misalnya, kalau biasanya kita suka bikin roti bakar memakai mentega, maka kita bisa menggantinya dengan mengoleskan mentega itu langsung ke atas roti tawar tanpa dipanggang. Karena, lemak tidak jenuh dalam mentega akan berubah menjadi lemak jenuh jika dipanaskan.

Demikian juga untuk masakan bersantan. Daripada memasak santan di dalam panci, lebih baik kita memeras kelapa parut menggunakan air matang yang hangat atau menggunakan santan kemasan yang higienis dan mencampurkannya terakhir pada semua bahan yang sudah dimasak tanpa menjerangnya lagi di atas api. Sehingga lemak baik dalam santan tidak rusak.

4. Air Putih

Iya, jaga asupan air putih tetap terpenuhi minimal 8 gelas sehari. Karena, banyak sekali keluhan pada tubuh yang ternyata disebabkan oleh kurangnya asupan air putih. Rasa lapar yang berlebihan, kadangkala juga sebenarnya adalah kamuflase tubuh yang sedang kekurangan cairan. Dengan mendapatkan jumlah cairan yang cukup setiap hari, metabolisme tubuh jadi lancar. Badan jadi terasa segar dan sehat, deh.

5. Tetap Beraktivitas

Yup! Ini adalah kunci penting bagi kita untuk tetap menjaga kesehatan. Selain melancarkan peredaran darah yang berefek pada terpeliharanya setiap organ dalam tubuh kita dan membuat badan segar, beraktivitas juga memicu metabolisme tubuh dan pembakaran kalori yang lebih aktif. Hal ini menjadi senjata ampuh jika ternyata ada kelebihan asupan dalam acara makan kita seharian.

Makanya, aku nggak terlalu merasa kawatir untuk mengemil ini-itu atau menambah frekuensi makan karena ada undangan, misalnya. Yang penting, kita harus mengkompensasinya dengan aktivitas tambahan untuk membakar kalori tambahan yang masuk ke tubuh. Dan aktivitas yang aku pilih pun cukup dengan aktivitas sehari-hari saja sebagai ibu rumahtangga yang hobi menulis blog. Misalnya nih, seperti ini:

block_3

Hohoho… Asyik, kan? Tetap bisa makan enak, sambil relaksasi dan menjaga waktu berkualitas dengan keluarga, menyalurkan hobi plus rumah jadi semakin bersih dan rapi. Hayo, siapa yang nggak mau?

6. Bahagia

The last but not the least. Justru ini adalah kunci utama dalam menjalankan semua hal di atas. Lakukan semuanya dengan bahagia. Karena jiwa yang bahagia akan berpengaruh pada kesehatan raga. Berbelanja yang disuka, menyusun menu sesuai selera, makan tanpa rasa cemas, minum dengan segar dan beraktivitas dengan riang. Itulah cara sederhanaku dalam memenuhi asupan gizi sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh.

Bagaimana dengan suplemen? Secara umum, aku berusaha memenuhi seluruh kebutuhan giziku dari makanan sehari-hari. Jadi, aku hanya akan menggunakan suplemen jika memang kondisiku sedang sakit dan dianjurkan dokter untuk mengkonsumsi suplemen tertentu untuk kesembuhan dan membantu proses pemulihan.

Bagaimana denganmu?

Advertisements

4 thoughts on “6 Cara Sederhanaku Memenuhi Asupan Gizi Sehari-Hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s