Ingin Tur Wisata Halal ke Jepang? Bisa!

“The world is a book and those who do not travel read only one page.”
― Augustine of Hippo

Jika ada kesempatan, tentu ingin rasanya bisa berkunjung ke luar negeri. Ke tempat-tempat yang dapat membuat kita melepas penat dari keseharian sekaligus mempelajari hal-hal baru. Ke Jepang, misalnya. Sudah lama aku penasaran dengan negeri satu ini. Mana saja sih, bagian dari Jepang ini yang aku ingin mengunjunginya? Berikut diantaranya:

Istana Osaka

Bangunan ini memiliki daya tarik tersendiri bagiku dibanding bangunan bersejarah lain di Jepang. Selain arsitekturnya yang sangat mewakili zamannya, juga lantaran taman luas nan indah yang mengelilinginya.

Istana ini dimanfaatkan sebagai istana sekaligus benteng sejak zaman Azuchi Momoyama hingga zaman Edo. Istana Osaka yang ada sekarang terdiri dari menara utama yang dilindungi dua lapis tembok tinggi dan dikelilingi dua lapis parit. Dilengkapi fasilitas lift untuk penyandang cacat, orang lanjut usia dan rombongan pengunjung.

Di sekitarnya terdapat kawasan dengan ribuan pepohonan rindang dan unik serta aneka bunga yang menampilkan keindahan dan keharuman luar biasa terutama di musim semi atau gugur. Diantaranya ada pohon Ceri, Plum dan Sakura. Sakura jenis Someiyoshino tumbuh di Taman Nishinomaru yang letaknya di bagian sebelah barat Ninomaru. Sedangkan di bagian timur Ninomaru terdapat Taman Bunga Plum yang memiliki lebih dari seribu batang pohon dari 80 jenis pohon Plum. Wajar jika taman ini sering digunakan untuk bersantai dan melepas lelah di saat hari libur.

Bunga Sakura mekar di Jepang dari akhir Maret hingga awal April. Secara umum, bunga ini bermekaran secara bertahap di sepanjang wilayah Jepang. Dimulai dari daerah Selatan yang berudara lebih hangat, yaitu di Pulau Okinawa. Merambat terus ke Utara hingga berakhir di Hokkaido. Konon, Bunga Sakura hanya mekar selama 7-10 hari. Itulah sebabnya, momen merekahnya sangat dinanti banyak orang dan sayang untuk dilewatkan.

Kaiyukan Aquarium

Masih berlokasi di Osaka, Kaiyukan Aquarium merupakan akuarium terbesar ke-4 di dunia yang unik dan megah. Berhubungan langsung dengan Samudra Pasifik sehingga dibuat seperti alam sebenarnya. Kita bisa masuk ke dalam akuarium berkali-kali di hari yang sama.

Ada 27 tanki akuarium dengan ukuran yang paling besar kapasitasnya 5.400 meter kubik. Berisi sekitar 30.000 hewan laut dari 620 jenis makhluk hidup. Hewan-hewan ini dibagi dalam 16 zona mulai dari Laut Jepang, Samudera Pasifik sampai Antartika.

Misalnya Zona Gerbang Aqua, merupakan lorong untuk melihat beragam jenis ikan tropis. Setelah itu ada kolam terbuka berisi anak Hiu dan Pari yang boleh kita pegang. Tapi jangan terlalu keras ya. Juga jangan memegang ekornya. Zona Antartika dihuni para pinguin yang lucu.

Sedangkan Zona Habitat Samudra Pasifik berada di lantai 8 yang dicapai dengan ekskalator langsung dari lantai 2. Hutan tropis akan segera menyambut lengkap dengan air terjun. Di sini, pengunjung bisa menyaksikan beragam jenis makhluk laut sambil menuruni 10 jenis area laut. 14 ekor Paus Tutul Raksasa, Cumi-Cumi, Kadal, Berang-Berang, Ubur-Ubur yang beragam jenis dan ukuran serta hewan laut aneh lainnya. Yang terkenal di sini adalah Ikan Hiu Paus, Manta (sejenis gurita raksasa) dan Japanese Spider Crab yang ukurannya bisa lebih tinggi dari manusia.

Setelah jam 5 sore, kita bisa melihat binatang malam di sini. Situs menjadi sangat indah karena dihiasi warna-warni lampu iluminasi. Pohon dan kursi semua berkelip. Apalagi di depan gerbang terdapat tenda iluminasi dan banner raksasa dari susunan lampu membentuk gambar pinguin dan berganti dengan gambar lain. Bahkan ada iluminasi rahasia juga lho, yang katanya spesial hanya tampil di waktu-waktu tertentu. Kalau penasaran, bisa saja kita menungguinya sambil menikmati pemandangan kota.

Tiket akuarium ini bisa dibeli paketan dengan tiket kapal Santa Maria atau pun Bianglala. Kapal Santa Maria adalah kapal model kuno untuk jalan jalan menyusuri Pelabuhan Osaka. Modelnya persis seperti kapal bajak laut namun menggunakan mesin. Berputar menyusuri seluruh bagian pelabuhan, termasuk melalui bawah jembatan Minato-Ohasi Bridge yang terkenal. Suguhan pemandangan yang indah dengan hamparan laut yang tenang serta terpaan angin nan sejuk ini bisa kita nikmati selama 45 menit.

Sedangkan Bianglala Tempozan terletak persis di sebelah akuarium. Merupakan salah satu bianglala terbesar di dunia dengan tinggi 112,5 meter dan diameter 100 meter. Kita akan melihat kota Osaka dari atas dalam gondola transparan selama 15 menit.

Gunung Fuji, Danau Ashi Pulau Odaiba

Gunung tertinggi di Jepang ini (ketinggian 3776 meter) terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi, sebelah barat Tokyo. Tak lengkap rasanya jika ke Jepang belum ke Fujiyama. Paling tidak sekadar memandangnya dari kejauhan di hari yang cerah yang konon lebih indah dibanding melihat dari dekat. Jika digabungkan dengan keinginan menyaksikan mekarnya Bunga Sakura, anggunnya Fujiyama tentu akan makin indah jika diintip di balik kecantikan Bunga Sakura.

Namun jika kita ingin mendaki Fujiyama, waktu terbaik sebenarnya adalah di musim panas. Biasanya dibuka pada bulan Juli dan Agustus sebagai puncak musim panas di Jepang sehingga bebas dari salju. Suhu udara relatif sejuk (meski ada salju abadi dengan suhu cukup dingin) dibanding pada bulan lainnya.

Turun dari Gunung Fuji, kita bisa menuju ke Danau Ashi di Hakone. Menikmati pemandangan di sini pada sore hari sungguh sangat indah dengan pancaran cerah sinar matahari di tengah selingan burung-burung air yang beterbangan mencari ikan.

Kita bisa menyusuri danau ini selama 30 menit dengan kapal tur dari Pelabuhan Hakone 1 menuju Hakone 2. Kapal ini didesain khas bajak laut abad ke-17. Lengkap dengan tiang panjang, layar lebar, hingga meriam kanon di atasnya. Terdiri atas 3 tingkat dan bisa memuat 500-600 penumpang. Selain kapal tur, kita juga bisa menyaksikan keindahan danau Ashi dengan naik kereta gantung. Ditutup dengan bermalam di hotel yang memiliki kamar bergaya tradisional Jepang yaitu Gaya Tatami. Sungguh akan menjadi pengalaman tak terlupakan.

Tokyo

Apa yang ingin Anda lihat di ibukota Jepang ini? Kalau aku, ingin mengunjungi Camii Mosque yang merupakan masjid termewah dan terbesar di Tokyo. Lokasinya di Oyama-cho, Shibuya. Lapisan dindingnya didominasi dengan marmer. Masjid ini menggunakan gaya arsitektur dan interior khas Turki yang sangat cantik.

Selain itu, aku juga ingin mengunjungi Disneysea, arena bermain dengan tema petualangan yang menantang. Misalnya: berpetualang mencari harta karun bersama Indiana Jones, menyusuri bawah laut seperti Little Mermaid dan berpetualangan seru dengan para bajak laut laksana Sinbad. Dan tempat ini hanya ada satu di dunia, yaitu di Urayasu, Chiba, Jepang.

Berbeda dengan Disneyland, Disneysea lebih tepat dibilang sebagai tempat wahana berpetualang daripada wahana bermain. Disneysea sangat cocok untuk anak yang beranjak remaja. Namun tentu saja di sini juga terdapat area wahana untuk balita seperti Mermaid Lagoon, misalnya..

Pulau Odaiba

Odaiba adalah pulau buatan nan indah yang dibangun dengan urukan sampah. Nama “Odaiba” berasal dari kata “daiba” yang artinya benteng, merupakan sebutan untuk enam pulau di Teluk Tokyo yang dibangun sebagai benteng oleh Keshogunan Tokugawa. Pulau ini dihubungkan dengan sebuah jembatan bernama Rainbow Bridge ke pusat Tokyo. Bagian atas jembatan berfungsi sebagai jalan raya, sedangkan bagian bawahnya adalah rel untuk jalur monorel.

Perjalanan menuju pulau ini bisa  ditempuh dengan kereta Yurikamome yang sensasional. Kereta otomatis tanpa masinis dengan ban karet ini mengajak kita meluncur dengan kecepatan tinggi di atas rel yang berposisi setinggi gedung lantai 5 dan menyeberangi Rainbow Bridge. Dalam waktu sekitar 15 menit, kita akan sampai di Stasiun Daiba dari Stasiun JR Shimbasi di Tokyo. Usahakan duduk di bagian depan kereta untuk mendapatkan pemandangan pelabuhan dan pantai yang sempurna dari dalam kereta.

Selain itu, Odaiba juga dapat dicapai selama 50 menit menggunakan water bus dari Asakusa. Menyusuri pelabuhan di sore hari yang cerah menjelang matahari terbenam, dengan naik ke dek kapal dan melihat Rainbow Bridge dari dekat sambil melintas di bawahnya akan menjadi potret keindahan yang luar biasa dalam hidup Anda.

Rainbow Bridge yang menjadi ikon bagi pulau ini merupakan salah satu pemandangan paling indah yang bisa dinikmati di sini. Di malam hari, lampu pelangi di jembatan ini akan memancarkan keindahannya. Suasana gemerlap di sepanjang jembatan tersebut membuat perasaan tiba-tiba menjadi romantis.

Pulau ini adalah tempat satu-satunya untuk menikmati keindahan matahari terbenam di Teluk Tokyo. Ada sebuah pusat perbelanjaan yang menghadap ke laut di salah satu sisi Odaiba. Inilah yang disebut Deck. Kita bisa menikmati panorama laut di atas atap mal lantai 6.

Di sini ada banyak toko, restoran hingga berbagai taman hiburan. seperti Joypolis Tokyo dan Legoland Discovery Center. Di dalam Legoland ini, kita bisa bermain dengan 1,6 juta keping Lego, menonton film 4 dimensi karakter Lego, melihat aneka miniatur menakjubkan yang tersusun dari Lego serta membeli souvenir kepingan Lego unik yang hanya ada di Odaiba.

Tempat lain yang tak kalah terkenalnya di pulau ini adalah gedung Fuji TV, salah satu stasiun TV swasta terbesar di Jepang. Karena desain gedungnya yang unik dan kesempatan untuk melihat-lihat ke dalamnya dengan gratis. Kita bisa menyaksikan berbagai program TV Fuji yang sedang berlangsung dari monitor-monitor TV yang tersedia. Beberapa lantainya terbuka untuk umum. Kita juga bisa menikmati pemandangan Teluk Tokyo dari dek observatornya yang berbentuk bola. Jika beruntung, kita bisa melihat langsung proses syuting acara tv. Berbagai acara menarik diadakan di sini terutama di musim panas.

Untuk sensasi yang berbeda, kita bisa mengunjungi pulau ini di hari Minggu-Senin ketiga bulan Agustus. Pinggiran pantai Odaiba akan dihias ribuan lentera kertas sejak pukul 18.30 hingga 22.00.

Karakteristik Budaya Warga Jepang

Ini yang tak kalah menariknya. Mengamati kehidupan orang-orang Jepang dan mempelajari nilai-nilai positif di dalamnya. Karakter mereka yang pekerja keras, sangat memperhatikan kebersihan, kejujuran dan efisiensi. Serta berbagai kebiasaan unik lainnya yang bisa dipetik untuk menambah kualitas diri kita.

Cheria Wisata Mewujudkan Impian Wisata Halal ke Jepang

Masih ragu melancong ke Jepang karena kawatir tersandung dengan kehalalan makanannya atau tempat salatnya? Sekarang, Anda tak perlu bingung lagi soal ini. Pemerintah Jepang semakin memperhatikan wisatawan Muslim, baik dari Indonesia maupun seluruh dunia. Brosur berbahasa Indonesia disiapkan di bandara internasional Narita maupun bandara internasional lain di Jepang. Bandara ini juga dilengkapi tempat salat.

Banyak pula obyek wisata di Jepang yang mendukung isu halal ini. Bukan hanya makanannya yang dijamin halal, bahkan para staf muslim yang profesional pun ikut dipekerjakan untuk mendukung wisata halal yang berlokasi di sini. Kalangan industri pariwisata di Jepang juga telah menyesuaikan diri dengan kebutuhan wisatawan muslim.

Cheria Wisata adalah salah satu perusahaan travel yang berkomitmen untuk menyajikan menu halal pada setiap program dan paket tur wisata yang dibuat. Salah satu paket wisata yang  disediakan adalah Paket Tour Wisata Halal Jepang.

Untuk melaksanakan tur halal di Jepang, kita harus bekerjasama dengan operator tur Jepang yang memiliki sertifikasi dan diawasi oleh Japan Halal Association (JHA). Sehingga segala sesuatu yang terkait dengan tur dilakukan sesuai syariah.
Dalam paket tur yang disediakan, kita tetap bebas menambahkannya dengan rencana tur sendiri. Wisata halal ini tentu menyediakan makanan di berbagai restoran halal di Jepang dan mengatur waktu untuk salat.
Jadi, siapkan waktu dan danamu sekarang juga untuk menikmati wisata halal di Jepang bersama Cheria Wisata!

Lomba Menulis Artikel Cheria Wisata

Advertisements

2 thoughts on “Ingin Tur Wisata Halal ke Jepang? Bisa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s