Indonesia Makin Digital, Generasi Semakin Andal

Sumber: zenit.senecac.on.ca

Apa Sih, Digital Itu?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi digital adalah:

digital/di·gi·tal/ a berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu; berhubungan dengan penomoran

Jika kita bicara dalam konteks Teknologi Informasi dan Komunikasi, maka data digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1. Keadaan 0 berarti tidak arus dan keadaan 1 berarti ada arus. Rangkaian keadaan ada-tidaknya arus yang bergantian ini memberikan kode pesan yang dapat disimpan dan diartikan. Mirip dengan Sandi Morse yang terdiri dari rangkaian titik dan garis hingga dapat bermakna tertentu. Berbeda dengan bentuk sinyal analog yang sebelumnya umum digunakan. Analog merupakan proses pengiriman sinyal berbentuk gelombang elektromagnetik yang berurutan dan terus-menerus.

Mengapa Menggunakan Teknologi Digital?

Teknologi analog sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik selama proses pengiriman. Hal ini membuatnya memiliki kelemahan yang cukup banyak. Sulit bagi teknologi analog untuk secara konsisten terus-menerus merekam dan mengirimkan informasi perubahan yang juga terjadi secara terus-menerus. Teknologi analog juga masih banyak melibatkan sumber daya manusia, sehingga kemungkinan terjadinya kesalahan pun masih relatif besar.

Sumber: 123RF.com
Sumber: 123RF.com

Dengan karakteristik  yang demikian, maka sinyal data digital memiliki banyak keunggulan dibandingkan sinyal analog. Karena hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, maka data digital tidak mudah terpengaruh oleh derau. Sistem teknologi digital dapat bekerja secara otomatis, cepat, efektif, efisien dan akurat. Selain itu, dapat dikompresi dan mudah ditransfer ke media elektronik lain.

Perkembangan Teknologi Digital dalam Dunia Informasi dan Komunikasi

Dunia berangsur mengalami perkembangan teknologi dalam dunia informasi dan komunikasi setelah terjadi digitalisasi teknologi telekomunikasi yang dikawinkan dengan teknologi komputer. Seluruh komputer di dunia dapat terhubung dalam sebuah jaringan internet menggunakan saluran telepon sebagai jalannya. Komputer-komputer ini terhubung dengan internet melalui alat yang disebut modem. Dengan bantuan modem, informasi digital di komputer diubah ke sinyal analog untuk saluran telepon dan sebaliknya,  mengkonversikan sinyal telepon analog ke informasi digital untuk komputer. Perpaduan antara teknologi telepon dan teknologi komputer yang terhubung dalam jaringan internet dengan bantuan modem inilah yang menghasilkan pesatnya arus informasi dan komunikasi di masa kini.

Sumber: tutorialsweb.com
Sumber: tutorialsweb.com

Internet memungkinkan komunikasi langsung antara 2 pengguna atau lebih dengan pelayanan waktu terkini (real-time service), Kita bisa menggunakannya untuk berkirim surat/dokumen, berbincang dan berdiskusi secara interaktif atau pun mengambil, memformat, dan menampilkan informasiberupa teks, audio, grafik, dan video yang dapat diakses di seluruh dunia.

Keluarga Digitalku

Bisa dikatakan, keluarga kami adalah kelaurga digital sejak awal mulanya. Kami adalah sepasang suami-istri lulusan Teknik Informatika. Suami bekerja di rumah dalam bidang yang tentu saja tidak jauh dari komputer dan internet. Aku pun mengisi waktuku dengan hal-hal yang tak jauh dari dunia internet, misalnya membuka (dulu) toko di dunia maya dan menulis blog. Tanpa perlu diperkenalkan dan diajarkan secara khusus, anak-anak pun tumbuh dalam suasana yang sangat akrab dengan teknologi digital.

Untuk kebutuhan koneksi ke internet, Telkom Speedy telah banyak menemani hari-hari kami dalam bekerja, belajar dan bermain. Kami memilih Telkom Speedy karena tinggal memanfaatkan saluran telepon rumah yang sudah ada. Kami selalu memilih paket yang menyediakan layanan dengan kecepatan data tertinggi karena pekerjaan Suami membutuhkannya hampir 24 jam sehari.

Sebagai keluarga yang menerapkan sekolah di rumah sebagai cara kami memberikan pendidikan bagi anak-anak, berbagai potensi di dalam rumah tentu kami optimalkan penggunaannya untuk mendukung kegiatan belajar. Dengan berselancar di internet, banyak hal yang telah kami pelajari bersama. Anak-anak belajar membuat aneka prakarya, mencoba aneka resep camilan pilihannya, bercocok tanam dan memelihara hewan.

11096440_10205693265444481_5482728489741594409_o11
Beberapa hal yang dipelajari anak-anak dari internet

Selain belajar di dalam rumah, anak-anak juga berkesempatan untuk mengalami proses belajar di luar rumah. Banyak tempat yang kami kunjungi setelah memperoleh informasinya melalui internet, disesuaikan dengan kebutuhan kami. Delta Fishing di Sidoarjo, Kebun Teh di Lawang, Kebun Raja di Blitar, Bukit Flora di Pasuruan, Pantai Pasir Putih di Bondowoso, Taman Pintar di Yogyakarta, Kebun Raya dan aneka curug di Bogor serta D’Kandang di Depok adalah beberapa tempat yang kami ketahui dari internet.

20141018_15230511

1916802_1209265645361_7505770_n11
Berbagai tempat yang kami kunjungi untuk belajar dan bermain setelah mendapat informasinya dari internet

Teknologi digital sangat membantu proses belajar keluarga kami. Anak-anak bisa belajar dengan sarana multimedia sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Perkembangan teknologi digital dari hari ke hari semakin mempermudah anak-anak meraih ketrampilan baru. Yang sudah pasti adalah bertambahnya pengetahuan, mengembangkan kemampuan berbahasa, mempelajari cara dan etika berkomunikasi melalui gawai, bahkan teknologi pencarian menggunakan suara membuat balita kami lebih cepat belajar mengucapkan suatu kata dengan tepat demi untuk menemukan gambar dari  obyek yang diinginkannya hehehe…

Anak Kenal Internet, Amankah?

Mengapa tidak? Tujuan dari diciptakannya teknologi adalah untuk membantu. Bukan mempersulit, merusak atau pun menguasai manusia. Teknologi adalah alat, manusialah pemegang kendalinya.

Jika kita menyadari peran kita terhadap teknologi dan memainkannya dengan benar, maka tidak perlu merasa kewalahan dengan lajunya perkembangan teknologi. Justru kita merasa gembira dan bersyukur karena beberapa tugas kita bisa terbantu dengan kemajuan teknologi ini.

Seharusnya, dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, kita menjadi semakin mudah memberi dan menerima informasi serta berkomunikasi satu sama lain, bukan sebaliknya. Bukan hanya menjadi obyek banjirnya informasi dari segala penjuru yang membuat kebingungan, dan bukan untuk membuat kualitas hubungan interpersonal kita makin rendah.

14573033_10209700482902413_2679401942883106502_n

Internet memang merupakan sumber permainan dan pengetahuan yang mengasyikkan bagi anak. Agar anak tetap dapat merasakan sebesar-besarnya manfaat dari internet dan terhindar dari dampak negatif internet, diperlukan strategi jitu dari orangtua untuk mewujudkannya.

Hal teknis penjagaan yang bisa kita lakukan antara lain dengan menaruh posisi komputer/gawai dalam posisi yang mudah kita pantau. Selain itu kita bisa melengkapi komputer dengan fitur pengontrol khususbagi orangtua.

Namun yang terpenting sesungguhnya adalah kontrol diri yang merupakan keamanan terbaik saat menggunakan internet. Bekalilah anak dengan kemampuan mengenali bahaya dalam internet. Inilah beberapa hal yang dapat kita lakukan agar internet tetap aman bagi anak:

  1. Teladan. Apapun yang kita harapkan ada pada diri anak, hadirkan terlebih dulu dalam diri kita
  2. Persepsi awal. Daripada anak mengenal internet dari luar, akan lebih bijak jika informasi awal itu berasal dari kita. Perkenalkan internet sebagai media informasi, belajar dan bekerja. Jika anak mengenal internet dari pihak luar, besar kemungkinan mereka mengenalnya sebagai media hiburan. Jika selama ini Anda pun beranggapan demikian sehingga melarang anak berinteraksi dengan internet karena kawatir dia terlalu banyak bermain, maka mulailah membersihkan persepsiitu dari benak Anda. Fungsi hiburan hanyalah fungsi sampingan dari internet, bukan fungsi utama
  3. Kenalkan anak dengan konten yang baik. Rekomendasikan pada anak di alamat mana mereka bisa belajar, mencari informasi dan bermain
  4. Ajarkan kewaspadaan Beritahu batas penggunaan internet yang sehat dari sisi waktu, durasi, cara pakai, konten dan penjagaan privasi
  5. Dampingi anakWalaupun anak telah kita beritahu tentang internet dan cara.penggunaannya, dalam praktiknya adalah wajar jika anak masih melakukan beberapa kekeliruan karena tidak tahu, penasaran atau sekadar menguji batas nilai yang kita sampaikan. Dampingi mereka dan ingatkan jika ada yang melenceng
  6. Terbuka dalam berkomunikasi. Ciptakan suasana yang nyaman bagi anak untuk bercerita tentang apa saja. Orangtua harus tetap terbuka, tenang dan logis jika mendapati kesalahan dan berusaha memperbaikinya. Sehingga anak merasa senang jika dinasehati, bukan sebaliknya

Jadi, kita tidak perlu lagi menganggap teknologi digital sebagai musuh. teknologi adalah teman yang baik di tangan manusia yang bijak. Dengan perkembangan teknologi digital di Indonesia, diharapkan makin mempermudah kita mencetak generasi-generasi yang andal. Anda siap?

Tinggalkan komentar di bawah artikel ini jika dirasa bermanfaat ya. Terimakasih.

#IndonesiaMakinDigital

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s