Mau Sehat? Ngemil Yuk!

Kata orang, menjadi gemuk setelah menikah itu sebuah keniscayaan. Selain dengan alasan karena hati yang lebih bahagia dan kehidupan ekonomi yang lebih makmur, proses hamil dan menyusui sering dituding sebagai penyebab bertambahnya berat badan perempuan.

Apa iya? Aku pribadi sih tidak terlalu setuju ya dengan pandangan tersebut. Di usia pernikahan yang telah berjalan 12 tahun ini, dengan dikaruniai 5 anak nan menyejukkan hati, aku saat ini berada pada kondisi berat badan yang ideal. Walaupun sebelumnya, pernah melar juga sih hehehe…

Menurutku, kuncinya adalah pola hidup yang sehat, yang membuat kehidupan kita berjalan seimbang. Termasuk masalah pola makan yang membuat berat badan kita pun terjaga dalam area yang ideal. Mau tahu cara dietku? Sederhana saja kok sebenarnya. Yuk simak bersama!

Bagaimana Diet Yang Baik Dan Sehat Itu?

  • Makan Lebih Sering

Percayakah Anda bahwa kunci sukses diet adalah makan lebih sering? Diet bukan berarti tidak makan sama sekali, melainkan justru makan lebih sering sekitar 5-6 kali sehari dalam porsi kecil. Makanan yang dikonsumsi tentu saja tetaplah berupa menu diet sehat rendah lemak, tinggi protein dan kaya serat.

Mengapa harus makan lebih sering? Tubuh tetap memerlukan sejumlah kalori untuk beraktivitas sehari-hari. Asupan untuk memenuhi kebutuhan kalori tersebut bisa didapat dari makanan utama maupun camilan. Membagi pemenuhan kalori dalam beberapa porsi kecil akan meningkatkan metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh inilah yang bertanggung jawab membakar kalori. Dengan makan lebih sering, metabolisme tubuh akan terus bekerja. Porsi makanan yang kecil membuatnya lebih mudah dibakar, sehingga tidak ada penumpukan kalori di tubuh.

  • Mengganti Menu Makanan

Alih-alih mengurangi frekuensi makan, sebaiknya Anda menjalankan diet dengan cara mengurangi kalori secara bertahap. Penurunan kalori secara drastis akan merusak metabolisme tubuh.

Anda dapat mengurangi asupan kalori dengan cara mengganti konsumsi karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks. Kurangilah asupan lemak jenuh serta tingkatkan konsumsi protein dan serat.

Karbohidrat kompleks diurai dengan cukup lambat menjadi gula sederhana di dalam usus. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi pankreas untuk mengatasi peningkatan kadar gula darah secara bertahap. Karbohidrat kompleks dapat diperoleh dari gandum utuh, oat utuh, beras merah, jagung, kentang, ubi, kacang-kacangan, polong-polongan, wortel, timun, alpukat, pisang, apel, kurma, kismis, yoghurt dll.

Protein sebagai penyedia kalori dianggap lebih mengenyangkan daripada sumber kalori lain seperti karbohidrat, gula dan lemak. Selain mengenyangkan, protein juga mendorong pembakaran lemak serta mempertahankan massa otot.

Sedangkan serat adalah karbohidrat kompleks (selulosa) yang tidak dicerna oleh usus manusia. Serat memperlambat penyerapan karbohidrat lainnya dan memberikan waktu yang cukup bagi pankreas untuk melepaskan insulin guna menjaga kadar gula darah. Asupan berserat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini disebabkan oleh waktu yang dibutuhkan untuk mencerna serat lebih lama dibanding sumber nutrisi yang lain. Karena masih merasa kenyang, maka keinginan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak pun tidak akan segera muncul. Meski mengenyangkan, makanan berserat mengandung rendah kalori sehingga Anda tidak perlu kawatir akan pertambahan berat badan Anda.

Mengurangi konsumsi lemak jenuh sangat disarankan. Karena lemak berlebih (terutama lemak perut) mengganggu tubuh Anda menggunakan insulin secara efektif. Insulin ini sangat dibutuhkan dalam metabolisme tubuh.

  • Olahraga Dan Air Putih

Imbangi makanan sehat Anda dengan rutin berolahraga dan banyak mengonsumsi air putih. Olahraga aerobik merupakan cara terbaik untuk meningkatkan insulin.

Camilan Sehat Dan Praktis, Adakah?

Paham sih soal menu yang sehat. Namun, kadang karena kesibukan, jadi sulit menyediakan camilan yang praktis dan tetap sehat untuk diri sendiri. Seringnya, jadi merasa terpaksa untuk membeli aneka makanan ringan yang dijual di toko.

Eit, jangan menyerah dulu. Sebenarnya ada kok camilan sehat dan praktis itu. Misalnya produk Litebite Crispy Crackers With Veggies dari Diasweet Healthy ini. Selain bebas gula, produk ini juga bebas kolesterol dan tinggi serat.

Litebite Crispy Crackers With Veggies menggunakan pemanis alami pengganti gula yaitu maltitol. Rasanya bagaimana? Tidak jauh berbeda kok enaknya dibanding crackers sejenis yang beredar di pasaran dengan kadar gula yang tinggi. Hanya saja, yang ini lebih sehat. Selain sehat untuk tubuh, juga sehat untuk gigi karena tidak menyebabkan karies.

Litebite juga punya varian camilan yang lain lho. Ada Dietetic Baked Snack, Dietetic Wafer Chocolate, Dietetic Wafer Vanilla, Dietetic Cookies Apple dan Dietetic Cookies Cinnamon. Setiap dusnya berisi 5 bungkus kemasan praktis yang pas untuk sekali makan. Jadi, cukup bawa sesuai kebutuhan tanpa perlu kawatir keblabasan karena keenakan makan hehehe… Duh, untung seratnya tinggi nih, jadi ada remnya.

Jika Anda berminat, Litebite dan produk Diasweet Healthy bisa Anda dapatkan secara online di Konimex E-Store. Cobain yuk!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s