Pahlawan Masa Kini

Setiap manusia dalam perannya masing-masing tentu ingin melakukan yang terbaik bagi diri sendiri maupun orang lain. Buah dari kebaikan itulah yang disebut pahala. Dari sana kata pahalawan atau pahlawan berasal. Jika meraih pahala adalah harapan setiap insan, maka menjadi pahlawan adalah impian setiap orang kan?

Menjadi pahlawan tidak harus mengangkat senjata. Bahkan menjadi pahlawan tidak harus menunggu memiliki posisi yang tinggi atau pengaruh yang besar dulu di tengah kancah dunia. Menjadi pahlawan akan selalu bisa diraih oleh siapapun dalam setiap situasi dan kondisi yang sedang dijalani.

jembatan1
(Sumber: Google Street View)
jembatan2
(Sumber: Google Street View)

Seperti pengalamanku sekitar 3 tahun yang lalu. Waktu itu mobil kami akan melewati jembatan ini yang masih dalam keadaan baru dibangun. Batas jalannya belum penuh terpasang dan belum pula dicat dengan warna kuning-hitam, masih sewarna dengan warna jalan sehingga tersamar. Begitu sampai di tengah jembatan, kami baru menyadari salah arah dan memutuskan untuk mundur. Rupanya pengemudi terlalu kencang melaju ke belakang. Membuat mobil kami terperosok ke kiri jembatan dengan ban kiri belakang telah keluar dari batas jalan yang ternyata lebih tinggi dari daerah di sampingnya. Sehingga posisi mobil kami agak menggantung di tepi jalan ini.

Terbayang kan beratnya mendorong mobil dalam keadaan menggantung begitu? Seorang laki-laki dengan seragam latihan serdadu yang saat itu membelakangi jembatan hanya menoleh dan sesekali melirik, tak berbuat banyak.

Syukurlah salah satu penghuni rumah terdekat di situ langsung keluar berinisiatif membantu. Pakaiannya sederhana saja. Hanya mengenakan kaos oblong dan celana pendek serta sepatu bersol datar tanpa kaos kaki. Namun dari perawakan tubuh dan roman mukanya, dia tampak seperti seorang perwira. Melihat Bapak ini membantu kami, lelaki yang tadi berdiri membelakangi kami langsung memanggil kedua temannya ,yang berpenampilan kurang lebih sama dengannya, untuk ikut membantu. Selain itu tampak pula seorang bapak agak tua yang menarik gerobak dari kayu seperti gambar di bawah ini. Gerobaknya berisi beberapa perabotan bekas. Mungkin akan dijual lagi. Dia menepikan gerobaknya dan ikut serta mendorong mobil kami kembali ke jalan.

(Sumber: ud2roda.blogspot.com)

Begitu seluruh mobil kami berhasil memasuki badan jalan, kami pun berterimakasih kepada Bapak penduduk setempat tersebut beserta ketiga serdadu yang membantu. Sedang untuk Bapak penarik gerobak, karena kondisinya yang tampak sangat membutuhkan dana, kami cukup tahu diri untuk menyiapkan imbalan sejumlah uang. Namun ternyata Sang Bapak sudah pergi entah kemana. Kami jadi kebingungan mencarinya dan rasanya tidak enak hati karena belum sempat membalas budi baiknya.

Kami pun mencarinya dengan menaiki mobil. Kami mulai dengan menyisir jalan yang memang akan kami lalui untuk melanjutkan perjalanan. Untungnya, ternyata Sang Bapak melewati jalan yang searah dengan lokasi tujuan kami. Suami pun mencegatnya dan menyerahkan selembar uang. Tak terlalu terdengar apa yang diucapkan. Hanya sepeninggal kami, kulirik dari spion yang semakin menjauh. Tampak Beliau menempelkan uang tersebut ke dahinya dengan penuh rasa syukur sambil mulutnya berkomat-kamit.

Ah, alangkah beruntungnya kami bertemu dengan sosok-sosok pahlawan masa kini. Bapak perwira bersahaja, yang cukup dengan wibawanya tanpa kata perintah mampu menggerakkan orang-orang di sekitarnya untuk bekerja. Lalu 3 orang prajurit bangsa yang penuh kepatuhan dan pelayanan. Serta seorang papa yang demikian luhur harga dirinya untuk sekadar menunggu imbalan jasa. Semoga mereka benar-benar menjadi pahlawan sejati. Yang tidak mengharap balasan dari sesamanya, melainkan semata pahala dari Tuhannya.

Saya yakin ada banyak sosok pahlawan di sekitar kita. Bersama Supermal Karawaci, mari kita angkat kisahnya dan doakan agar mereka mendapat sebaik-baiknya imbalan atas segala jasa dan pengorbanannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s