SMSBunda, Demi Keselamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

Menjalani kehamilan kemarin pada usia di atas 35 tahun, dimana ini merupakan kehamilan ketujuh dengan 2x diantaranya keguguran, tentu memberi kekawatiran tersendiri bagiku. Namun, rasa kawatir biasanya timbul karena ketidaktahuan. Maka untuk mengatasinya, memperoleh informasi yang benar mengenai hal yang dikawatirkan akan membantu kita menyikapi dengan tepat rasa kawatir kita.

13177727_1195165947184955_6325379916346397824_n
4 Terlalu yang merupakan faktor tidak langsung penyebab kematian Ibu

Gambar di atas menunjukkan beberapa hal yang merupakan faktor tidak langsung penyebab kematian Ibu. Jika seorang ibu hamil memiliki salah satu atau beberapa faktor ini, sebaiknya tidak perlu kawatir. Dengan pengetahuan dan pendampingan yang tepat, ibu hamil akan dapat melalui kondisi kritis dengan lebih waspada dan sesuai.

Hamil, melahirkan dan menyusui adalah potensi khusus yang dimiliki perempuan dan membutuhkan penanganan yang seksama karena menyangkut kesehatan dan keselamatan jiwa dari 2 makhluk berharga, yaitu sang ibu dan bayinya. Karena itu, ibu hamil memerlukan pengetahuan dan dukungan yang cukup dalam menjalani masa kehamilannya hingga persalinan bahkan juga berlanjut selama masa menyusui hingga menyapih.

13086831_1186779951356888_1350053791887015474_o

Apakah para ibu hamil di Indonesia telah memperoleh pengetahuan dan dukungan yang memadai selama menjalani masa kehamilannya? Data dari Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) Indonesia menunjukkan, meski mayoritas wanita Indonesia menerima pemeriksaan selama kehamilan, hanya sekitar 53 persen yang mendapatkan informasi mengenai tanda-tanda risiko kehamilan.

.Fakta ini memang patut disayangkan, karena menurut data WHO dan UNICEF, angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia Tenggara. Sekitar 9.600 perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan setiap tahunnya. Sedangkan angka kematian bayi baru lahir belum menunjukkan penurunan sejak tahun 2002.

Padahal, jika setiap ibu dan keluarga memiliki pengetahuan yang memadai tentang kehamilan dan nifas, perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dan tanda-tanda bahaya bagi ibu dan bayi baru lahir, sebagian besar faktor-faktor pengantar pada kondisi berbahaya tersebut dapat dicegah.

13320970_1207362049298678_7151219606688907896_o

SMSbunda adalah layanan SMS bagi wanita hamil dan nifas. Layanan ini membekali ibu dengan informasi kesehatan dan mendorong mereka untuk dapat mengidentifikasi tanda bahaya serta secara aktif mencari bantuan apabila diperlukan. “SMSBunda adalah terobosan inovasi yang memberikan dampak positif untuk masyarakat Indonesia. Informasi penting untuk merawat ibu hamil dan bayi baru lahir yang dikirimkan secara langsung ke ponsel ibu dapat membantu menyelamatkan ibu dan bayi,” kata Presiden dan CEO Jhpiego, Dr Leslie Mancuso.

SMSBunda sendiri merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan dengan tujuan untuk menurunkan hingga 25% angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir.

Program SMSBunda memberikan informasi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Informasi yang diberikan seputar tanda-tanda bahaya kehamilan, info gizi, imunisasi, air susu ibu (ASI), dan keluarga berencana (KB) sesuai buku kesehatan ibu dan anak dari Kemenkes. Untuk mendaftarkan diri pada layanan ini, para ibu hamil bisa mengirimkan pesan ke nomor 08118469468.

Keberadaan SMSBunda ini tentu sangat membantu setiap ibu hamil terutama para ibu dengan kondisi khusus sepertiku. Mari sebarkan informasi ini untuk membantu para ibu hamil di sekitar kita agar angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan serendah-rendahnya. Karena ibu dan anak adalah harta tak ternilai bagi peradaban manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s