Berdamai Dengan Mobil

Memiliki banyak anak membuat kami sering menjadikan mobil sebagai moda transportasi untuk bepergian. Terutama jika lokasi tujuan kami tidak dapat dicapai dengan mudah jika menggunakan sarana transportasi umum seperti kereta rel listrik, kereta api, pesawat terbang atau kapal yang sebenarnya lebih disukai anak-anak daripada mobil.

13415440_10208699298873438_7456112542315832551_o

Mengapa mereka tidak suka mobil? Secara spesifik, anak-anakku agak kurang suka mobil yang tertutup rapat dan menggunakan AC. Katanya mereka tidak suka bau mobil. Mereka lebih suka menikmati perjalanan dengan jendela mobil yang sedikit terbuka.

Mungkin mereka tidak nyaman karena cukup sensitif dengan aroma yang ditimbulkan dari interior mobil. Beberapa komponen interior mobil biasanya diproduksi dengan tambahan bahan kimia yang menghasilkan zat berbahaya bagi kesehatan.

Apalagi jika siang hari. Saat matahari bersinar terik, sinar UV juga dapat meningkatkan konsentrasi Volatile Organic Compounds (VOC) serta melepaskan bahan-bahan kimia lain dari interior mobil dan membawanya ke tingkat yang berbahaya. Senyawa-senyawa kimia itu memang bisa mengakibatkan gangguan ringan seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, pusing, reaksi alergi dan mual. Bahayanya jadi kian berlipat saat mobil masih baru.

Kabar baiknya, dalam penelitian secara berkala yang dilakukan setiap tahunnya, terjadi penurunan kadar zat kimia pada interior mobil. Dibandingkan dengan enam tahun lalu, saat ini 60 persen mobil baru yang diproduksi sudah tidak mengandung BFRs dan kandungan PVC dalam interior hanya 17 persen. Rupanya kesadaran produsen untuk menghadirkan interior mobil yang sehat terus meningkat.

14034889_10209286136704017_401606261776798223_n

Jika kondisi memungkinkan, kami sepakat untuk mematikan AC dan mengizinkan jendela sedikit terbuka. Hal ini terutama jika kami berangkat pagi atau melalui jalur yang tidak terlalu padat dengan aneka kendaraan bermotor.

Namun adakalanya jendela harus tertutup rapat dan AC pun dinyalakan. Selain karena paparan polusi udara dari luar yang terlalu berat, bisa juga karena cuaca yang sangat terik atau sedang hujan.

Awalnya mereka menolak menyalakan AC saat hujan karena merasa tidak kegerahan. Lalu kami memberikan pengertian bahwa hujan membuat udara di dalam kendaraan menjadi lembab sehingga terjadi kondensasi dan muncullah embun-embun pada kaca yang akan mengganggu pandangan pengemudi. Udara yang dikeluarkan oleh AC merupakan udara yang benar-benar kering dan bersih. Sehingga AC dapat mengurangi kelembaban dan mempertahankan suhu udara di dalam mobil agar tetap nyaman. Akhirnya mereka pun setuju menghidupkan AC kecil saja.

14045995_10209286180345108_396449823034262426_n

Agar anak-anak bisa tetap sehat dan nyaman selama berada di dalam mobil yang tertutup dan ber-AC, inilah beberapa hal yang bisa kami upayakan:

  • memilih mobil dengan interior yang memiliki tingkat bahan kimia yang rendah atau paling tidak masih dinilai cukup aman bagi kesehatan
  • memilih mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) karena memiliki tinggi dan lebar yang lega terutama di baris kedua
  • rajin mengelap interior mobil baru dengan lap microfiber atau pembersih tanpa racun. Karena senyawa kimia senang berada dalam debu
  • mempertimbangkan juga untuk menggunakan mobil bekas. Mengingat tingginya kadar zat kimia yang berbahaya tersebut pada bulan-bulan pertama pemakaian mobil baru
  • memasang kaca film berkualitas tinggi atau tirai khusus mobil, untuk mencegah panas masuk berlebihan, serta mengurangi radiasi sinar matahari.
  • mencari tempat parkir yang aman dan teduh dari paparan langsung sinar matahari. serta menggunakan reflektor matahari sebagai pelindung mobil
  • membuka semua kaca jendela mobil sesaat setelah mesin dinyalakan. Lalu menghidupkan AC secara perlahan-lahan selama 5 menit untuk membuang udara di kabin
  • membuka kaca jendela selama 1-2 menit tiap 10-15 menit saat terjebak kemacetan
  • selalu mengecek secara berkala kondisi filter udara/AC kabin. Filter yang kotor berdebu akan membuat  bakteri dan kutu debu masuk ke dalam mobil.

Filter udara/AC kabin adalah sebuah saringan udara yang terletak di dalam mobil. Biasanya filter ini dipasang pada blower dari sistem AC. Letaknya di belakang laci pada dasbor mobil.
Fungsi dari filter kabin ini yaitu untuk mencegah polusi udara agar tidak masuk ke bagian evaporator. Filter kabin yang dapat bekerja dengan baik dalam menyaring berbagai partikel berbahaya di udara tentu sangat dibutuhkan demi kesehatan dan kenyamanan berkendara.

Dari beberapa blog yang kubaca, aku mendapatkan informasi tentang Filter SakuraApa sih kelebihannya dibandingkan filter kabin yang lain?

Jika filter kabin konvensional umumnya terdiri atas satu lapisan penyaringan, Filter Sakura Bio-Guard ini terdiri dari 3 lapis dengan tiap lapisnya menjalankan fungsi yang berbeda, yaitu:

  1. Lapisan Bio-Guard
    Lapisan ini berfungsi untuk melindungi dari virus, kuman, alergi, bakteri atau jamur yang memasuki kabin kendaraan dan membunuhnya dari dalam kabin sebelum instalasi Sakura Bio-Guard Cabin Air Filter.
  1. Lapisan Karbon
    Lapisan kedua ini untuk menghilangkan bau yang tidak sedap dan mengurangi dampak gas buang yang berbahaya.
  1. Lapisan Protektif
    Sedangkan lapisan yang ketiga berguna untuk menghilangkan partikel mikroskopis dan bakal bibit jamur.

Hasil uji laboratorium filter Sakura ini menunjukkan kemampuannya mengurangi lebih dari 99% keberadaan zat alergen serta pertumbuhan bakteri, virus maupun jamur.

Filter ini juga tersedia untuk dalam berbagai tipe menyesuaikan aneka model dan merek mobil yang ada di pasaran. Hmm… patut dicoba ya.

Lomba Blog Sakura
Advertisements

2 thoughts on “Berdamai Dengan Mobil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s