Saat Bayi Pilih-Pilih ASI

13226811_10208566104063651_8134054513797379285_n

Setelah terangkat dari masalah lidah terikat, di usia 3-4 bulan bayi bungsuku mulai menunjukkan gejala favoritisme. Dia selalu menolak jika diberi payudara kiri dan sebaliknya, langsung kalem begitu disodori payudara kanan. Jangankan mau mencoba, disandarkan di lengan kiri saja dia sudah meronta-ronta.

Aku mengecek apa yang salah dengan payudara kiriku. Sepertinya semua biasa saja. Atau cara menggendongku yang kurang nyaman? Seingatku masih sama dengan sejak awal aku menyusuinya.

Kakaknya yang masih aku susui bersama Sang Bayi juga tidak menunjukkan gejala yang aneh. Dia minum ASI seperti biasa, di kanan maupun kiri. Aku bertanya padanya apakah rasanya berubah, dia jawab, “Nggak. Enak. Manis!” Lha, memang dia masih doyan sih hehehe…

Apakah ada yang salah dengan bayiku? Aku periksa mulutnya, gusinya, giginya, lidahnya, pipinya, telinganya, lengannya dan hampir semua bagian yang mungkin terasa tidak nyaman jika miring ke satu sisi. Namun tak kutemukan keanehan apa pun.

Baiklah, akhirnya aku mengalaminya. Setelah menyusui keempat anak dan sempat keheranan pada para ibu yang tidak bisa begitu saja membimbing bayinya berganti payudara saat menyusui. Ya, ternyata memang tidak semudah itu. Berusaha untuk tetap tenang dan membuat bayi nyaman sambil terus ditolak itu bukan perkara ringan untuk diatasi, Kawan.

Aku pun membuka-buka lagi artikel tentang bayi yang hanya mau minum ASI dari satu payudara. Jika memang tidak ada masalah fisik pada payudara maupun bayi, ternyata wajar saja ketika bayi lebih menyukai salah satu payudara dibanding yang lain. Karena kedua payudara memang tidak pernah sama persis kondisinya. Pasti ada perbedaan bentuk puting, ukuran, kelenjar susu dan derasnya aliran. Sehingga bayi akan memilih payudara yang paling nyaman untuknya.

Tentu itu tidak berarti dibiarkan begitu saja. Idealnya, tetap diusahakan agar dapat menyusui dengan kedua payudara secara seimbang. Hal ini penting agar jumlah produksi ASI bisa lebih optimal, terhindar dari risiko pembengkakan salah satu payudara dan tentu saja untuk alasan estetika.

Bersyukur aku masih menyusui kakaknya juga. Sehingga dia bisa diberdayakan untuk  tetap menjaga keseimbangan produksi ASI pada kedua payudara. Apalagi jika payudara kiri sudah sangat penuh dan mulai membanjiri baju dengan memberikan sensasi pegal, perih, berat yang yah… sepertinya sebagian besar ibu menyusui tahu rasanya. Itu pula yang menjadi salah satu alasan aku menunda menyapih Sang Kakak hingga adiknya benar-benar bisa disusui dengan kedua payudara lagi.

Untuk mengembalikan bayi agar dapat minum ASI dari kedua payudara, kita bisa mengambil langkah-langkah berikut:

  • nyamankan diri kita pada kedua posisi menyusui. Jika kita dapat menemukan posisi nyaman pada setiap posisi menyusui, maka akan lebih mudah untuk membantu bayi menemukan pula posisi nyamannya
  • tawarkan payudara yang tidak disukai terlebih dulu dan bersabarlah. Olesi payudara dengan ASI untuk merangsang bayi agar menyukainya. Biasanya bayi akan lebih menurut jika dia sedang sangat lapar atau masih mengantuk karena baru bangun tidur
  • sesuaikan aliran ASI dengan kesukaan bayi. Jika dia tidak suka aliran yang terlalu deras, maka pompalah dulu hingga ASI keluar dengan tetesan yang lebih lambat. Jika dia tidak suka payudara yang kempes, kita bisa menambahkan aliran ASI yang masuk dengan menggunakan alat bantu semacam Supplemental Nursing System (SNS) atau semisalnya.

13958251_10209280109673345_2781542313176579115_o

  • bereksperimenlah dengan berbagai posisi menyusui. Tentunya dengan tetap memastikan juga bahwa pelekatan bayi sudah tepat.
(Sumber: http://www.weeklypregnancycalendarandstretchmarktreatment.com)

Alhamdulillah, baru saja masalah ini terselesaikan. Setelah perjuangan 5 bulan, akhirnya bayiku yang kini menginjak usia 8 bulan bisa kembali minum ASI pada kedua sisi payudara. Pekan ASI Dunia di bulan Agustus ini benar-benar memberi semangat tersendiri bagiku. Dan itu artinya agenda menyapih kakaknya sudah bisa dilanjutkan. Doakan kami ya.

Advertisements

2 thoughts on “Saat Bayi Pilih-Pilih ASI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s