EMPAT WINDU MEMBANGUN NEGERIKU

Mengetahui kami sekeluarga menerapkan sekolah di rumah, banyak yang bertanya-tanya tentang kelanjutan jenjang pendidikan bagi anak-anak. Padahal, kesempatan untuk meraih jenjang pendidikan setinggi-tingginya atau mereguk lautan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu seluas-luasnya terbentang di negeri ini, baik bagi siswa yang belajar formal di sekolah maupun di rumah. Bagi anak-anak sekolah rumah yang membutuhkan ijazah untuk melanjutkan pendidikan ataupun sebagai pegangan di masa depan, bisa mengikuti Kejar (Kelompok Belajar) Paket A, B dan C. Dan jika kuliahnya pun ingin tetap bisa dari rumah, menjadi mahasiswa di Universitas Terbuka adalah salah satu pilihan terbaiknya.

Apa yang Anda ketahui tentang Universitas Terbuka? Samar-samar dalam ingatan saya, saya mulai mengenal istilah Universitas Terbuka melalui sebuah acara mingguan di televisi yang bertajuk sama saat masih kecil dulu, saat TVRI merupakan satu-satunya saluran televisi yang tersedia.

Cukup menarik bagi saya. Karena ternyata kita bisa mengenyam pendidikan tanpa harus terikat dengan jadwal hari dan jam masuk tertentu. Kita bisa belajar dimana pun kita berada, tidak harus berada dalam sebuah ruang kelas. Bayangan tentang cara belajar yang efektif dan efisien tentang apapun, dimana pun dan kapan pun berputar-putar mengisi benak saya dan mungkin secara tidak sadar menjadi salah satu alternatif yang saya anggap layak untuk diambil di masa depan, ketika saya sudah lebih besar nanti.

Dalam situs resminya disebutkan bahwa Universitas Terbuka diresmikan pada tahun 1984 melalui Keputusan Presiden No.41 Tahun 1984. UT dirancang untuk memfasilitasi mereka yang tidak mempunyai kesempatan menyelesaikan studinya di perguruan tinggi karena berbagai hambatan termasuk faktor ekonomi, geografis dan demografis. Oleh karenanya, UT hadir untuk menjangkau yang tak terjangkau.

UT memiliki 4 Fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi (FEKON), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk jenjang Diploma dan Sarjana. Sejak tahun 2004, UT membuka jenjang Magister pada Program Pascasarjana.

Disamping itu, sebagai realisasi dari filosofi pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning), UT juga mengembangkan dan memberikan layanan program sertifikat serta berbagai layanan pendidikan gratis melalui berbagai Sumber Pembelajaran Terbuka/Open Educational Resources (SUAKA/OERs) dan kuliah gratis secara massif, terbuka dan daring/online (Massive Open Online Courses (MOOCs).

ut2

Wow! Bagaimana? Anda mulai antusias untuk mencobanya seperti saya? Universitas Terbuka ini merupakan solusi bagus bagi para pembelajar yang lokasinya jauh dari kampus, jadwalnya terikat dengan jadwal kantor atau ingin mengecap pendidikan tinggi dari beberapa disiplin ilmu dalam waktu yang bersamaan. Pilihan bidang ilmu dan bentuk pelayanan pendidikannya yang variatif patut untuk dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.

Kalau dulu, materi pelajaran pasti dikirimkan melalui pos. Bagaimana sekarang? Dengan tersedianya berbagai fasilitas komunikasi dan jaringan internet, maka proses penyampaian bahan ajar ini jadi lebih memungkinkan bagi Universitas Terbuka untuk menyelenggarakannya. Selain mengirim materi pelajaran melalui pos, mengadakan siaran di TVRI dan RRI sebagaimana sebelumnya, Universitas Terbuka telah mengawali pengenalan internet kepada mahasiswa dan menggunakannya sebagai bagian dari sistem pembelajaran sejak tahun 1998. Universitas Terbuka berinovasi untuk menyediakan program-program yang secara komprehensif sepenuhnya menyatukan seluruh layanan pembelajaran secara online (dari registrasi, tutorial hingga ujian), dengan harapan tidak ada lagi kendala ruang dan waktu bagi mahasiswa.

ut

Dengan pemanfaatan perkembangan teknologi komunikasi semacam ini, Universitas Terbuka jadi berkesempatan untuk semakin memeratakan pelayanan pendidikan bagi semua pihak ya. Selain itu, pendidikan jarak jauh begini juga mengurangi risiko kepadatan penduduk karena berkumpulnya para mahasiswa di suatu kota tertentu untuk belajar. Selain nyaman bagi mahasiswanya, juga nyaman bagi penduduk kota-kota tempat kampus-kampus besar berlokasi, dan tentunya bagi daerah asal mahasiswanya karena daerah tersebut tetap memiliki sumber daya manusia yang bisa produktif berkarya di daerahnya dengan tetap mengembangkan ketrampilan dan meningkatkan mutu pendidikannya.

Tanpa terasa, Tanggal 4 September mendatang UT akan menginjak usia ke-32 tahun. Selama 4 windu UT mengisi celah pendidikan dan ikut membangun negeri ini dengan berbagai inovasi dan pelayanannya yang semakin mapan guna terciptanya masyarakat yang produktif dan berpendidikan. Semoga UT mampu mempertahankan dan terus mengembangkan diri menjadi institusi pendidikan tinggi yang mempunyai nilai bagi berbagai lapisan masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri. Amin.

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-32. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s