Cegah dan Atasi Anyang-Anyangan Sejak Dini

Alhamdulillah, sejak awal pernikahan, aku mengalami proses hamil dan menyusui terus-menerus tanpa jeda. Kadang hamil saja, kadang hamil sambil menyusui, kadang menyusui seorang anak saja dan beberapa kali menyusui anak secara tandem alias 2 anak dalam satu periode. Hal ini membuatku cukup waspada dengan bahaya kekurangan cairan. Karena asupan cairan sangat dibutuhkan untuk menjaga volume air ketuban tetap dalam jumlah yang cukup dan warna yang jernih. Dan tentu sangat dibutuhkan untuk produksi ASI.

Ibu hamil dan menyusui yang mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) akan merasa sangat kepayahan. Aku pun sering mengalami hal itu. Wajar saja ya, karena sebagian besar tubuh kita terdiri dari air dan sangat membutuhkan jumlah air yang cukup untuk  menjaga suhu tubuh dan menjalankan metabolisme tubuh sehari-hari. Jika sedang hamil dan menyusui, maka kebutuhan memenuhi asupan cairan jadi bertambah lagi.

Salah satu kepayahan yang aku rasakan jika dehidrasi adalah gangguan saat buang air kecil seperti anyang-anyangan. Tahukah Anda apa anyang-anyangan itu? Anyang-anyangan adalah suatu gangguan buang air kecil dimana terasa sering muncul keinginan untuk buang air kecil namun yang keluar hanya sedikit atau bahkan hanya berupa tetesan. Duh, gemas sekali kan? Hal ini bisa terjadi misalnya setelah kita berada di tempat yang sangat panas kemudian hanya minum sedikit cairan.

Anyang-anyangan tentu cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.  Aku jadi bolak-balik ke kamar mandi. Cukup melelahkan bagi ibu hamil sudah kepayahan membawa janin dalam perutnya, dan cukup merepotkan bagi ibu menyusui yang masih memiliki bayi mungil yang selalu meminta perhatian dan merasa tidak nyaman jika terlalu sering ditinggal.

Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Karena yang aku pernah baca, anyang-anyangan yang berkepanjangan bisa diikuti dengan rasa panas pada organ vital dan sakit buang air kecil, rasa sakit pada perut bagian bawah yang jika ditekan terasa keras dan mungkin disertai demam. Jika hal-hal tersebut terjadi, bisa jadi merupakan pertanda adanya infeksi saluran kemih (ISK). Kalau sudah begini, bertambah lagi agendanya untuk berkonsultasi ke dokter agar ditegakkan diagnosis dan melakukan tes urin jika dipandang perlu.

Untuk mencegah semua itu, aku berusaha mengatasi anyang-anyangan dengan cara:

  • memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehari-hari. Ini adalah cara utama untuk mencegahnya, terutama untuk anyang-anyangan yang disebabkan oleh dehidrasi
  • menjaga kebersihan organ intim, agar tidak mudah terkena infeksi saluran kemih yang merupakan hasil dari anyang-anyangan berkepanjangan. Bentuk anatomi organ intim perempuan lebih rentan terjangkit bakteri E. Coli yang merupakan penyebab infeksi saluran kemih. Membasuh organ intim selepas buang air kecil dari arah depan ke belakang untuk mencegah E.Coli memasuki organ intim, menjaga kebersihan air dan toilet, serta mandi dengan air mengalir bukannya berendam adalah beberapa cara yang aku gunakan
  • tidak suka menahan buang air kecil. Kebiasaan menahan buang air kecil membuat urin menumpuk dan mungkin mengkristal yang membuat kita semakin merasa susah buang air kecil

 

13529229_1564472347192124_2779388018629196155_n
Beberapa contoh penyebab anyang-anyangan
  • merangsang agar buang air kecil lancar di toilet. Aku menggunakan cara seperti menyiram organ intim sebelum buang air kecil, atau menyalakan air kran kecil saja sehingga gemericik suaranya mendorong kantung kemih agar tuntas mengosongkan isinya.
  • mengurangi minuman bersoda. Karena bersifat diuretik, yaitu merangsang keluarnya cairan tubuh sehingga berperan memicu kemudahan mengalami dehidrasi dan iritasi pada saluran kemih.

Kamu adalah makananmu

Pepatah ini mengingatkan bahwa kita bisa menjaga kesehatan tubuh melalui makanan kita. Ada beberapa jenis bahan makanan yang bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi anyang-anyangan. Buah cranberry adalah salah satu contoh terbaiknya.

Penelitian menyebutkan bahwa kandungan cranberry memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins, dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri E. Coli. Selain itu, antioksidan ini juga dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi.

13516609_1566753170297375_8738509559497301911_n

Kini ekstraknya mulai digunakan sebagai bahan dasar produk perawatan kecantikan dan kesehatan saluran kemih. Dan akhirnya pada bulan April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Hal ini dibuktikan oleh 4 uji klinis acak sempurna yang menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing.

Prive Uri-cran hadir untuk memberi solusi praktis mencegah dan mengatasi anyang-anyangan. Terbuat dari ekstrak cranberry dalam sediaan bubuk yang dikemas per sachet untuk sekali minum. Sstt… lebih nikmat diminum dengan air dingin lho…

Hhmm… Aku jadi tertarik untuk mencobanya. Bagaimana dengan Anda?

13620324_1569807073325318_4560728119058850231_n

Advertisements

2 thoughts on “Cegah dan Atasi Anyang-Anyangan Sejak Dini

  1. Saya dulu juga sering banget anyang anyangan, rasanya kebelet pipis terus. Waktu itu aku belum tau kalau Prive Uri-cran adalah obatnya, tapi semenjak ada Prive Uri-cran, sekarang saya jadi lebih tenang. Soalnya nanti begitu terseran anyang anyangan, Prive Uri-cran bisa jadi pilihan tepat untuk mengatasi anyang anyangan.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s