Rasulullah Mencintai Kebersihan

Makhluk Allah yang mulia, Rasulullah shallallahu ‘alayhi wassalaam, sangat mencintai kebersihan. Bahkan seorang penjaga kebersihan masjid pun kehadirannya dianggap istimewa oleh Rasulullah. Sehingga ketiadaannya mendapat perlakuan istimewa dari Beliau.

Abu Hurairah berkata bahwa seorang laki-laki hitam atau wanita hitam penyapu masjid [aku tidak mengetahuinya kecuali seorang wanita], lalu ia meninggal [sedang Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wassalaam. tidak mengetahui kematiannya, lalu beliau menanyakannya [seraya bersabda, “Apa yang dilakukan orang-orang itu?”] Mereka menjawab, “Meninggal.” Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wassalaam menimpali, “Mengapa kamu tidak memberitahukan kepadaku? Tunjukkanlah kuburannya (dengan dhamir/kata ganti “hi” (untuk laki-laki)) kepadaku!” Atau, beliau bersabda, “Atau kuburannya (dengan kata ganti untuk wanita).” Beliau lalu datang ke kuburnya dan menshalatinya.

{Shahih Bukhari Kitab Shalat bab 73}

Inilah salah satu kisah menakjubkan yang diperlihatkan Rasulullah. Sebuah penghargaan terhadap orang-orang yang menjaga kebersihan masjid, dalam hal ini adalah Masjid Nabawi.

Tidak hanya sangat bersih hatinya. Rasulullah juga sangat memperhatikan kebersihan penampilan fisiknya dan tempat tinggalnya.

Dari Saad bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda:

((إِنَّ الله – تَعَالَى – طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ، نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ، كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ، جَوَّادٌ يُحِبُّ الْجُودَ، فَنَظِّفُوا بُيُوتَكُمْ، وَلاَ تَشَبَّهُوا بِالْيَهُودِ الَّتِي تَجْمَعُ الأَكْبَاءَ فِي دُورِهَا))

“Sesungguhnya Allah itu Mahasuci dan mencintai kesucian. Mahabersih dan mencintai kebersihan. Mahamulia mencintai kemuliaan. Dan Maha Pemurah mencintai sikap pemurah. Maka bersihkan rumah kalian dan jangan menyerupai orang-orang Yahudi yang mengumpulkan sampah dalam rumahnya.” (HR. At-Tirmidzi, no. 2723, Hadis ini sanadnya dhaif tapi maknanya shahih)

13344738_10208646651197279_9173542774409948738_n (1)
Rasa suka Rasulullah terhadap kebersihan menjadi tuntunan bagi kita, umatnya, untuk senantiasa menjaga kebersihan sebagai bentuk ketaatan kita pada Allah dan kecintaan kita pada Rasulullah.
Karena itu, beliau memperkenalkan konsep hidup sehat dan bersih dari sudut pandang fisik, semacam budaya mandi, berwudhu, membersihkan gigi, buang air besar, mencuci tangan, dan sebagainya. Tuntunan menjaga kebersihan ini diajarkan untuk kita amalkan dalam aktivitas kita sehari-hari sejak bangun tidur hingga berangkat tidur.
13166027_10208444087853322_4440600270628922006_n

Diriwayatkan Aisyah radhiyallahu anha dalam hadits hasan riwayat Ahmad dan Abu Dawud bahwa Rasulullah tidak berangkat tidur di malam hari atau pun siang hari, sehingga beliau bangun dan menggosok giginya dengan siwak sebelum berwudhu. Rasulullah rajin membersihkan gigi bukan hanya setelah bangun tidur, tetapi juga setiap habis makan dan hendak shalat. Sehingga gigi Beliau tampak putih dan berbaris rapi.

Gosoklah gigimu berulang-ulang karena hal itu membersihkan mulut dan disukai oleh Allah Swt.” (HR. Muslim).

Rasulullah juga bersabda, ”Apabila salah seorang dari kalian yang bangkit  dari tidur, janganlah menenggelamkan tangannya ke dalam tempat air sehingga ia membasuhnya tiga kali. Karena ia tidak tahu kemana tangannya  semalam.” (HR.Muslim).
Setiap hari Kamis atau Jumat, Rasulullah mencukur rambut halus yang tumbuh di bagian pipi dan memotong kuku. Rambut yang panjangnya sebahu selalu tersisir rapi dan mengolesnya dengan sejenis minyak wangi.

Dalam buku Ibnu Saad yang berjudul Thabaqaat, IV/346, disebutkan sebuah hadits, dari Jundub bin Makits bercerita:

Apabila Rasulullah kedatangan utusan, maka beliau senantiasa me-ngenakan pakaian yang terbaik dan menyuruh para sahabatnya untuk melakukan hal yang sama. Sedang aku sendiri pernah melihat Rasulullah ketika kedatangan utusan dari Kindah, pada saat itu beliau mengenakan pakaian khas Yaman. Hal yang sama juga dilakukan oleh Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu Anhuma.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhu dia berkata:

أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَى رَجُلًا شَعِثًا قَدْ تَفَرَّقَ شَعْرُهُ فَقَالَ: ((أَمَا كَانَ يَجِدُ هَذَا مَا يُسَكِّنُ بِهِ شَعْرَهُ؟))، وَرَأَى رَجُلًا آخَرَ وَعَلْيِهِ ثِيَابٌ وَسِخَةٌ فَقَالَ: ((أَمَا كَانَ هَذَا يَجِدُ مَاءً يَغْسِلُ بِهِ ثَوْبَهُ))

Rasulullah shallallahu alayhi wasallam datang kepada kami. Kemudian beliau melihat seseorang yang rambutnya acak-acakan.. Beliau berkata: “Tidakkah orang ini mendapatkan sesuatu untuk merapikan rambutnya?” Beliau juga pernah melihat seseorang yang pakaiannya kotor, maka beliau bersabda: “Apakah orang ini tidak mempunyai air untuk mencuci pakaiannya?” (HR. Abu Dawud, no. 4064, Al-Albani berkata: Sahih)

13226720_10208540700548579_8018443385466581160_n

Barangkali, di antara kita ada yang mengira bahwa beberapa penjelasan tentang kebersihan tersebut hanya ringan dan sepele. Padahal, Rasulullah telah melakukan salah satu revolusi peradaban manusia, dengan risalah beliau tentang kebersihan. Perlahan tapi pasti, ini mulai bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk manusia yang sudah mendarah daging. Bandingkanlah peradaban yang dibangun Rasulullah ini dengan peradaban Eropa yang masih berada dalam masa kegelapannya pada abad ke-18. Mereka sangat jarang mandi, tidak mengenal sabun, buang air kecil sembarangan, menyimpan buang air besarnya di bawah kasur dan membersihkan diri dengan leher unggasnya. Maka bisa dibayangkan bau tak sedap dari penduduk dan tempat tinggalnya. Penyakit pun merajalela dimana-mana.
13339487_10208646651397284_7836364399368125973_n
Sedangkan Islam datang dengan memiliki aturan yang tidak tertandingi oleh agama manapun dalam hal kebersihan. Islam memandang kebersihan sebagai ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Manfaat kebersihan yang sangat kita rasakan adalah keindahan, kenyamanan dan kesehatan. Sebagaimana dijelaskan dalam dunia kedokteran, sebagian besar penyakit berasal dari pola hidup yang kurang bersih. Terasa bahwa anjuran dari Rasulullah untuk memperhatikan kebersihan ini merupakan sebuah tanda bahwa beliau sungguh-sungguh mencintai kita sebagai umatnya. Menginginkan kebaikan bagi kita baik di dunia maupun di akhirat. Tidakkah kita begitu rindu dan ingin mengikuti seluruh petunjuk dari pribadi nan agung ini?
Bagi Anda yang ingin membaca lebih banyak tentang Rasulullah, buku Kisah Hebat Nabi Muhammad bisa dibeli di MatahariMall.com
Advertisements

2 thoughts on “Rasulullah Mencintai Kebersihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s