Kehadiran Adik Membawa #BahagiadiRumah

13254384_10208590251907332_838480304615229818_n

Kadangkala orangtua merasa ragu memiliki anak lagi karena kekawatiran rasa cemburu Sang Kakak pada adiknya. Bagaimana mensiasatinya? Ini cara saya agar kehadiran adik membawa #BahagiadiRumah bagi kakaknya.

  • Usahakan kakak pertama kali mendapat kabar kehamilan dari orangtuanya sendiri, untuk memberikan kesan bahwa itu adalah kabar gembira dan orangtuanya bersedia membagikan padanya.
  • Penuhi kebutuhan dasar kakak akan perhatian dan kasih sayang. Tetap temani dia belajar dan bermain. Hujani dengan pelukan, ciuman dan belaian sebagaimana sebelum hamil. Pastikan kakak sudah makan, mandi, dan siapkan permainannya sebelum menyusui bayi. Tetap hadir bersamanya dan merespon kakak selama menyusui adiknya. Saya bahkan tetap menyusui kakaknya saat hamil dan melanjutkan dengan tandem nursing setelah bayi lahir.
  • Jangan jadikan adiknya sebagai alasan. Jika kondisi ibu sedang lemah, sampaikan saja bahwa ibu sedang capai, sakit, butuh istirahat sebentar dimana keadaan ini bisa saja terjadi baik ibu sedang hamil maupun tidak. Sambil terus mengolah kreativitas agar tetap dapat meluangkan waktu bersama Kakak dalam keterbatasan fisik, misalnya menemani bermain sambil berbaring atau sekadar mengobrol santai. Jika ibu ingin mempersiapkan kakak agar lebih mandiri, jangan katakan karena dia akan memiliki adik. Namun sampaikan saja bahwa dia memang sudah semakin besar dan sudah waktunya melakukan beberapa hal untuk dirinya sendiri. Latihan ini akan tetap dia butuhkan baik dia akan memiliki adik maupun tidak.

13263711_10208590250587299_1542232010046145772_n

  • Beri Kakak informasi tentang kehamilan dan janin. Bisa dengan mengajaknya berkunjung menengok bayi yang baru lahir, menceritakan padanya bagaimana pengalaman ibu bersamanya sejak dia dalam kandungan dll. Timbulkan rasa penasarannya dan layani dengan memberinya jawaban-jawaban sederhana sesuai kemampuannya untuk setiap pertanyaan.
  • Berikan gambaran positif tentang kehadiran adik. Misalnya: betapa lucunya bayi yang baru lahir itu, dia akan memiliki teman bermain saat adiknya sedikit lebih besar dan dia bisa mengajarkan banyak hal agar adiknya bisa sepintar Kakak.

13256064_10208590252747353_6309691263467080273_n

  • Libatkan Kakak sejak awal kehamilan. Misalnya dengan mengajaknya saat kontrol kehamilan. Mendengar detak jantung adiknya dan melihat gambar USG sambil mendengarkan penjelasan tentang calon adiknya itu tentu sangat menakjubkan. Dampingi Kakak memilih makanan sehat untuk ibu dan calon adiknya. Saya mengijinkannya membeli susu untuk ibu hamil walaupun secara pribadi saya tidak mengharuskan diri untuk mengkonsumsinya. Minta pendapatnya saat membeli perlengkapan bayi. Dan lanjutkan keterlibatan Kakak dalam perawatan dan pengasuhan adik sesuai kemampuan dan minatnya tanpa rasa terpaksa.
  • Ciptakan perasaan sama-sama menunggu akan kehadiran adik baru. Hadirkan rasa rindu dalam hati Kakak untuk bertemu adiknya. Dengan mengelus perut ibu, mengajak mengobrol bertiga antara ibu, kakak dan calon adiknya di dalam rahim, meminta pendapatnya tentang nama adiknya atau juga menyiapkan bersama keperluan menjelang persalinan.
  • Pertemukan dengan adiknya sesegera mungkin. Begitu bayi lahir, segera ajak kakak melihat adiknya. Selain agar ikatan emosional yang selama ini terjalin menjadi semakin kuat, juga ada rasa istimewa karena lebih dulu mengenal adiknya sebelum orang lain. Anak-anakku begitu bangganya bercerita ke orang-orang bahwa pipi adik bayinya berwarna merah merona seperti apel di awal kelahirannya. Dan rona merah itu semakin pudar sehingga hanya kakaknya lah yang tahu betapa menggemaskannya adiknya saat itu.
  • Ucapkan terimakasih dan pujilah kakak. Untuk setiap pengertian dan pertolongannya sejak masa kehamilan. Berilah kesan bahwa perannya sangat penting dan sangat membantu. Dia telah menolong adiknya menjadi begitu sehat, bahagia dan cerdas dari hari ke hari.

13265970_10208590251187314_4414363738820917881_n

Bersyukur sekali, setiap kali ada adik bayi baru yang lahir selalu menambah rasa #BahagiadiRumah. Kakak-kakaknya begitu antusias menyambut kehadiran Sang Adik. Mereka terus-menerus mempelajari dan ingin menghafal tonggak ukur tumbuh kembang adiknya. Kapan adik tersenyum, tengkurap, makan, bicara dll dan mereka terlibat aktif menstimulasi dan memenuhi kebutuhan adiknya. Kalau sudah begini, jangan salahkan saya jika masih ingin menambah bayi lagi suatu saat.

Blog ini diikutsertakan dalam Blog Competition NOVAVERSARY 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s