Cuci Mata Agar #BahagiadiRumah

Kehidupan ibu rumahtangga yang  hampir 24 jam penuh dalam sehari semalam beraktivitas di dalam rumah saja, tentu rawan terserang rasa jenuh ya. Pemandangan sehari-harinya terbatas pada tegaknya dinding-dinding, di bawah naungan atap, di tengah kesibukan mengurus anak dengan bonus plus plus mainan yang berantakan di sana-sini, makanan yang tercecer, minuman yang tumpah dll. Tentu seorang ibu membutuhkan penyegar mata untuk sejenak mengusir penatnya. Sebenarnya, hal apa saja yang bisa digunakan ibu sebagai penawar mata di tengah kegiatannya menyelesaikan tugas di dalam rumah?

Ada banyak alternatif cuci mata yang bisa dipilih oleh tiap ibu agar lebih #BahagiadiRumah. Bisa dengan mendekorasi rumah sesuai selera, mungkin cukup dengan menata beberapa pernik manis di suatu sudut rumah untuk dipandangi, dengan memiliki kolam mini di dalam ruangan atau ada juga yang bercocok tanam hidroponik hingga segarnya warna daun dan indahnya warna bunga bisa menjadi hiburan.

Kalau saya pribadi memilih yang simpel saja. Memanfaatkan pemandangan yang telah tersedia untuk dinikmati. Pemandangan apakah itu?

20160309_061337

Ini adalah pemandangan favorit saya di pagi hari yang bisa saya nikmati dari balik jendela kamar. Melihat matahari terbit yang sinar keemasannya mengintip melalui celah-celah daun. Berpadu dengan langit yang biasanya bersih dan indahnya rumah tetangga saya dengan cat dinding berwarna merah muda cerah dipagari tanaman nan asri. Burung-burung Pipit sering bergantian hinggap di sana dengan kicauannya yang merdu.

Ya, apakah Anda pernah menyadari bahwa memiliki rumah yang cantik tidak hanya menyenangkan hati pemiliknya, namun juga bisa jadi penyejuk mata tetangganya?

Jika matahari sudah mulai sedikit lebih tinggi, maka gumpalan awan akan mulai berkumpul. Awan-awan itu lebih jelas terlihat pada sisi langit yang berbeda dari foto sebelumnya, karena banyak bagian langit yang tertutup dedaunan pohon di sana.

13256482_10208547991690853_4270185031439174701_n

Di sisi ini, banyak rumah kosong atau bahkan belum selesai dibangun dan terlantar begitu saja tak terurus. Suasananya jadi mirip kota tua. Bersanding dengan pepohonan liar, jadinya epic sekali di mataku.

20160407_112154(2)

Dan inilah langit yang paling kusuka. Yang rupanya juga menjadi kegemaran anakku. Sedikit ruang terbuka di teras belakang. Dia suka sekali memanjat tiang penyangga tandon air ini hingga ke puncak. Berdiri merasakan semilirnya angin di atas sana sambil memandangi lapangan rumput. Langit di sebelah sini memiliki aneka bentuk awan yang variatif. Perpaduan warna langit dan awan dengan warna tandon air itu ternyata benar-benar menyegarkan pandangan.

Betul, pemandangan dari dalam rumah yang kupakai untuk cuci mata agar tetap #BahagiadiRumah semuanya tentang langit. Benda alam di atas kita yang sangat luas dan cantik. Melemparkan pandangan kepadanya saja bisa membuatku #BahagiadiRumah. Ibu bahagia akan menciptakan keluarga yang bahagia pula kan?

Jadi, bagaimana langit di atas rumahmu hari ini?

Blog ini diikutsertakan dalam Blog Competition NOVAVERSARY 2016.

Advertisements

6 thoughts on “Cuci Mata Agar #BahagiadiRumah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s